Pemain White Steel saat melakukan selebrasi usai keluar sebagai juara Liga Futsal Nusantara seri Papua 2019 di lapangan Futsal Mutiara Hitam Arena, Polimak, Kota Jayapura, Rabu (14/8) siang kemarin. ( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA- Tim Futsal White Steel Kota Jayapura, sukses keluar sebagai juara pada Kompetisi Liga Futsal Nusantara seri Papua 2019. White Steel memuncaki klasemen dengan 12 poin dari empat kemenangan tanpa tersentuh kekalahan.

Keluar sebagai juara, tim White Steel akan mewakili Tanah Papua pada babak 34 besar di Kalimantan Utara pada 28 Agustus – 9 September 2019.

White Steel juga memiliki peluang promosi ke Liga Futsal Profesional Indonesia jika berhasil melewati babak 34 dan melaju pada babak delapan besar di Jakarta.

“Jika lolos dari babak 34 besar, otomatis akan masuk pada babak delapan besar di Jakarta. Dan jika White Steel bisa sampai final four saja sudah bisa dipastikan memiliki satu jatah ke Liga Pro,” ungkap Anggota komite Futsal Provinsi Papua, Daud Arim kepada Cenderawaish Pos usai pertandingan yang di lapangan Futsal Mutiara Hitam Arena, Polimak, Kota Jayapura, Rabu (14/8) kemarin.

Mantan pemain Persipura Jayapura itu berharap, White Steel bisa mengikuti jejak tim Mutiara Hitam atau pun Bifor FC yang pernah menjadi wakil Papua pada ajang Liga Futsal kasta tertinggi Tanah Air itu.

“Kita tentu berharap kepada White Steel, semoga bisa konsisten dan bisa mengikuti jejak Bifor FC yang musim lalu sudah melakukan dengan baik. Dan musim ini semoga White Steel bisa melanjutkan,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih kepala White Steel Afdal mengatakan, dengan waktu yang mepet mereka lebih menyiapkan diri lebih baik dari saat ini. Sebeb, ia mengaku jika babak 34 nasional akan lebih berat ketimbang seri provinsi yang mereka juarai.

“Kabak 34 nasional pasti akan lebih kuat, kedepan saya akan lebih persiapkan tim untuk lebih solid lagi,” ucap Afdal.

Afdal juga menjelaskan, bahwa kemungkinan ada beberapa pemain lain yang akan mereka rekrut untuk menambah kekuatan timnya.

“Nanti kita lihat, jika memang kita membutuhkan yang lain pasti kita akan cari dari tim yang ikut tahun ini, karena ini membawa nama besar Papua. Dan kami juga bisa mengandalkan pemain yang kami miliki, karena mereka semua juga sudah siap,” jelasnya.

Mengenai target, Afdal menegaskan bahwa timnya optimis bisa promosi ke Liga Profesional Futsal Indonesia.

“Target harus fokus untuk lolos 8 besar ke Jakarta dulu, dan kita akan pelan-pelan untuk bisa capai target untuk promosi ke Liga Pro,” tegasnya.

Sekadar diketahui, tim yang keluar sebagai runner up diraih oleh tim Futsal AFK Mimika, dan disusul oleh Papua Putra FC di peringkat ketiga. Masing-masing juara 1, 2 dan 3 mendapatkan tropy dan uang pembinaan. Begitu juga dengan pemain AFK Mimika, Nelson Sesa yang dinobatkan sebagai pemain terbaik. (eri/tho)