Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., saat berbincang-bincang dengan Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM. dan Kadinkes Kota Jayapura dr. Ni Nyoman Sri Antari saat mengecek  RS Ramela Muara Tami, Selasa(3/11)lalu. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

*Selama Libur Nataru, Petugas Kesehatan, Kebersihan dan amkar Tetap Standby

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., mengungkapkan, selama pelaksanaan libur Natal 2020 dan tahun baru 2021, satuan
kerja atau unit kerja di lingkungan Pemkot Jayapura yang bertugas memberi layanan langsung kepada masyarakat, diminta mengatur waktu kerja pegawainya. Sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap dapat berjalan dengan baik. 

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengaku sudah meminta satuan kerja seperti Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Satpol PP dan Pemadam Kebakaran untuk standby selama libur Natal dan tahun baru (Natura).

Untuk Dinas Kesehatan, Wali Kota BTM meminta Dinas Kesehatan dan jajarannya dalam memberikan
pelayanan kesehatan kepada warga yang mau periksa di puskesmas maupun bagi pasien Covid-19 yang dalam perawatan di tempat isolasi terpusat
atau karantina mandiri di rumah tetap diperhatikan dengan baik.

 “Untuk perawatan bagi pasien Covid-19 baik yang dilakukan isolasi terpusat di mess LPMP Papua Kotaraja dan karantina mandiri di rumah
tetap diberikan pelayanan melalui Puskesmas terdekat
dari rumah pasien, karena obat bisa diantar atau diambil keluarga di Puskesmas. Jadi tidak ada masalah karena ini sudah dilakukan sebelumnya,” ucap BTM, Selasa (21/12)kemarin.

Diakuinya, setiap tahun dalam  merayakan hari libur nasional dan cuti bersama khususnya pada hari-hari besar keagamaan, pelayanan yang diberikan Pemkot Jayapura tidak ada masalah. Karena sudah diatur untuk
pelayanan kesehatan, kebersihan dan jaga petugas Damkar melalui pimpinannya masing-masing. Sebab unit pelayanan ini tidak bisa
ditinggalkan walaupun libur.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura dr Ni Nyoman Sri Antari mengakui, selama libur nasional dan cuti bersama dalam
merayakan Natal dan tahun baru masyarakat tetap diberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas.

Dimana ada petugas yang tetap standby seperti
yang beragama Islam mereka tidak libur. Sebaliknya pada saat merayakan lebaran, petugas non Muslim yang stanbyatau bagi mereka yang tidak berkeluarga ingin masuk kantor pada saat libur juga bisa. Sehingga tidak jadi masalah. 

Masyarakat juga diberikan pelayanan kesehatan secara online di Puskemas bagi pasien yang sudah terbiasa berobat dan cek ke Puskesmas tentu sudah tahu dan mengenal petugas di Puskesmas tersebut.

 Termasuk pasien Covid-19 yang karantina mandiri di rumah semua mempunyai nomor ponsel petugas yang merawat. Sehingga saat dibutuhkan bisa
teelpon. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir walaupun libur lama tetap pelayanan diberikan.
Sri Antari juga mengingatkan kepada masyarakat, justru pada saat libur Nataru yang harus diperhatikan adalah masyarakat tidak boleh berkumpul dalam jumlah banyak. Karena ini bisa menimbulkan
penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, selama libur Nataru masyarakat diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.(dil/nat)