JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM.,meminta kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura dan Dinas Kesehatan Kota Jayapura, maupun jajaran OPD Pemkot Jayapura, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan dan lainnya, dalam rangka mendukung dalam menerapkan adaptasi kebiasaan baru di Kota Jayapura yang ditargetkan pada 1 September 2020..

  Salah satu bentuk dukungan itu adalah wali kota minta adanya  saling sinergi untuk membantu dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Jayapura.

  Karena target Pemkot Jayapura tanggal 1 September 2020 Kota Jayapura sudah siap menerapkan adaptasi kebiasaan baru, disegala bidang. Sehingga jajaran OPD Pemkot diminta secepatnya membuat perangkatnya penerapan adaptasi kebiasaan baru, apakah itu untuk Dinas Pendidikan, DPM PTSP, Bapenda, Dinas Kesehatan atau lainnya, supaya ada perangkat yang bisa digunakan pada saat telah diterapkan adaptasi kebiasaan baru di Kota Jayapura.

 “Saya juga harap seluruh lembaga, instansi, BUMN/BUMD, pelaku usaha, sudah ada standar perangkat dalam menerapkan adaptasi kebiasaan baru, sehingga pada saat sudah diterapkan adaptasi kebiasaan baru tidak ada masalah, dan saya minta sinergi kerjasama harus dijalankan dengan baik, karena tidak mungkin Pemerintah melakukan hal ini sendiri,”katanya, Minggu (9/8) kemarin.

 Diakui, sudah terlalu lama Kota Jayapura dalam menghadapi wabah Corona, seandainya jika semua warga mau disiplin, sadar diri dan menuruti instruksi wali kota dan aturan pemerintah tentu tidak dibutuhkan waktu lama dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Jayapura, dan Pemerintah juga tidak banyak menggelontorkan dana miliaran rupiah, petugas medis tidak terbuat waktunya, dan program pemerintah bisa berjalan lancar.

Untuk itu, wabah  Covid-19 yang sudah menjadi momok hampir 6 bulan ini harus segera diatasi dengan baik, diharapkan pada bulan September ini sudah bisa diterapkan adaptasi kebiasaan baru. Karena pemerintah sudah berusaha semaksimal mungkin dalam melindungi dan menyelamatkan nyawa masyarakat Kota Jayapura dari wabah Covid-19.(dil/wen)