PANEN- Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager bersama Ny. Angela Tut Wuri Handayani Gusbager, dan petani, saat melakukan panen raya padi gogo di Dusun Wesinten, Arsopura Kabupaten Keerom, Senin (2/3) kemarin. ( FOTO: Piter Gusbager For Cepos)

KEEROM- Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager bersama Ny. Angela Tut Wuri Handayani Gusbager melakukan panen perdana terhadap padi gogo bersama beberapa petani di Dusun Wesinten, Arsopura Kabupaten Keerom, Senin (2/3) kemarin.

  Wabup Keerom, Piter Gusbager mengatakan, ini merupakan petani yang mandiri karena dari yang nampak para petani tersebut berinisiatif sendiri mulai dari awal penanaman hingga panen tanpa bimbingan atau bantuan dari pemerintah setempat.

  “Kemandirian itu sangat penting, Tentunya pembangunan di Keerom saat ini dan kedepan akan berorientasi kepada pembangunan berbasis lahan,” katanya saat dikonfirmasi cenderawasih pos melalui telepon selulernya, Selasa (3/3).

  Gusbager mengatakan panen perdana varietas padi gogo dari Bima ini tentunya harus disambut. Oleh karena itu, kehadiran dirinya di sini adalah sebagai bentuk dukungan kepada para petani di sini dan di Keerom secara keseluruhan. 

  “Atas kesulitan yang dihadapi petani tersebut, maka saya memberikan bantuan secara simbolis berupa pestisida dan bibit padi gogo,” katanya.

  Gusbager mendorong para petani untuk lebih meningkatkan kapasitas produksinya, bermitra dengan pemerintah dan bermitra dengan petani yang saat ini telah ada berupa Koperasi Pelangi Papua yang merupakan mitra pemerintah. Koperasi ini menyediakan bibit, pestesida dan kebutuhan petani lainnya.

  “Arah kebijakan pembangunan Keerom kedepan adalah meningkatkan kapasitas dan kapabilitas petani di Keerom,” ujarnya.

  Gusbager menyatakan, ke depan petani di Keerom bekerja tak hanya mengandalkan peralatan sederhana, tetapi akan lengkapi dengan peralatan yang mendukung pertanian mereka. 

  “Akan kita lengkapi dengan peralatan agar target swasembada beras secara nasional yang di Keerom ada target 1000 hektar sawah serta dan ladang komoditi pangan lainnya akan terwujud,” tandasnya. (bet/tri)