Pelatih kepala cabang olahraga Wushu Papua, Nicky Ilolu. (FOTO: Erik / Cepos)

JAYAPURA- Wabah Coronovirus atau virus Corona di Kota Wuhan, China, hingga saat ini makin mengkhawatirkan. Dampaknya, beberapa agenda Internasional ke Negeri Tirai Mambu itu batal dilakukan. 

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Luar Negeri RI telah memberika travel warning untuk kunjungan ke China sementara waktu.

Himbaun tersebut juga ditujukan secara khusus kepada seluruh PB/PP Induk Organisasi cabang olahraga, Ketua NPC seluruh Indonesia, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga seluruh Indonesia dan para Ketua KONI Provinsi seluruh Indonesia yang akan berpartisipasi dalam ajang try out ke China saat ini agar membatalkan agenda tersebut.

Apalagi saat ini, Indonesia akan akan menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Paparnas XVI di Bumi Cenderawasih, tentu beberapa cabang olahraga telah memilih China sebagai negara tujuan Training Center (TC) maupun Try Out. Misalnya cabang olahraga Wushu Papua, jauh-jauh hari telah memasukkan China sebagai program periodesasi TC dan Try Out jelang PON.

Namun dengan adanya virus Corona sebagai warning global, membuat cabang olahraga Wushu Papua harus membatalkan penerbangan ke China dan memilih negara tetangga sebagai atlernatif lainnya.

“Ya, kami batal ke China, meski China merupakan tempat yang paling bagus cabang olahraga Wushu, tapi sangat berbahaya untuk beberapa bulan kedepan. Sehingga kami akan loby event-event Internasional, seperti Malaysia Open pada bulan Maret dan kami akan konsultasikan ini dengan pihak KONI Papua,” ungkap pelatih kepala Wushu Papua, Nicky Ilolu, kepada Cenderawasih Pos, Minggu (2/2) siang kemarin.

Selain itu, dalam waktu dekat, kata Nicky, Wushu Papua akan bertolak ke Bekasi untuk mantapkan persiapan. “Kami akan fokus ke Bekasi dulu untuk TC disana, serta melakukan persiapan Malaysia Open dan Kejurnas di Jawa Tengah pada bulan April. Kami Wushu Papua harus benar-benar intens melakukan persiapan, karena kami sudah menargetkan meraih dua medali emas untuk kontingen Papua,” tandasnya. (eri/tho)