Mayjen TNI (Purn.) Dr. Suwarno. (FOTO: Erik / Cepos)

PON 2021 Papua

JAYAPURA – Wakil Ketua Umum I Bidang Olahraga, Suwarno, berharap dengan mundurnya pelaksanaan PON XX hingga Oktober 2021 tak membuat progres pembangunan penunjang even olahraga empat tahunan itu terhambat.

Menurutnya, meski pelaksanaan mundur satu tahun dari jadwal awal, tapi penyiapan venue dan akomodasi PON XX 2021 harus tetap digenjot dan diupayakan rampung diakhir tahun 2020.

“Penutupan pelabuhan dan bandara memberikan dampak pada persiapan PON XX. Tapi kita berharap seluruh persiapan venue dan akomodasi diharapkan selesai tahun ini,” ungkap Suwarno salam rilisnya, Senin (18/5).

Suwarno juga membeberkan, bahwa cabang olahraga dan nomor yang dipertandingkan tetap mengacu pada SK sebelumnya.

“Babak kualifikasi yang sudah dilakukan menjadi acuan sehingga tidak ada pengulangan babak kualifikasi lainnya. Adapun batas usia atlet tidak mengalami perubahan dan sesuai dengan hasil babak kualifikasi tahun 2019,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian PB, Yunus Wonda menambahkan, bahwa progres venue dan Akomodasi tetap akan digenjot di tengah Pandemi Covid-19.

Menurut Yunus Wonda, saat ini progres venue tetap dalam jadwal pengerjaan. Sementara untuk menggenjot akomodasi, PB PON kini melibatkan TNI/Polri dalam penyiapan akomodasi PON.

“Selama ini, perihal masalah akomodasi para atlet dan ofisial tim memang telah menjadi catatan dan perhatian penting bagi PB PON, dan diharapkan melalui penandatanganan MoU PB PON dan TNI/Polri dapat segera menggunakan fasilitas-fasilitas yang dimiliki oleh TNI dan Polri seperti wisma, asrama, dan perumahan yang berada di empat  klaster penyelenggaraan, yaitu Kota Jayapura, Kab Jayapura, Kab Merauke, dan Kab Mimika,” tandasnya. (eri/gin).