JAYAPURA-Terkait dengan pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak usia 12 tahun ke atas, Dinas Kesehatan Provinsi Papua mengakui, khusus untuk vaksinasi anak telah dilakukan, guna mendudukung proses belajar mengajar di Papua.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Aaron Rumainum, M.Kes., mengatakan, vaksinasi telah dilakukan dan dimulai pertama kali di Kabupaten Biak Numfor pada tanggal 1 Juli 2021.

“Hanya saja sampai dengan saat ini berdasarkan sistem yang masuk di kita, pembacaan disistem bukan anak, melainkan vaksin bagi pelayan public dan lansia. Jadi kalau kami prediksikan sudah sekira puluhan anak yang telah divaksin, baik itu pelaksanaannya lewat Dinkes, TNI-Polri maupun rumah sakit dan Puskesmas,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Senin (5/7) kemarin.

Diakuinya, ada beberapa titik daerah yang sudah melaksanakan vaksinasi bagi anak-anak. Seperti Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Biak Numfor, Merauke dan daerah lainnya. 

Lanjutnya, untuk ketersediaan vaksinasi saat ini, pihaknya masih kesulitan dalam hal menghabiskan vaksinasi yang terus dikirim ke Papua. Dimana rata-rata setiap minggu ada vaksin yang dikirim masuk ke Papua.

“Rata-rata anak-anak yang divaksin ini, merupakan kesadaran dari orang tua yang peduli dengan kesehatan anak-anak mereka. Apalagi untuk melaksanakan proses tatap muka,” terangnya.

Lanjutnya, permintaan vaksinasi bagi anak-anak usia 12-17 tahun, disebabkan oleh kepedulian dari anak-anak untuk mengantisipasi belajar tatap muka, sementara yang di atas 18 tahun, salah satunya adalah persyaratan sertifikat untuk perjalanan.

Sementara itu, LIta seorang ibu rumah tangga yang juga mengikutkan anaknya untuk divaksin menjelaskan bahwa dirinya sangat mendukung program pemerintah dalam hal memberikan vaksinasi bagi anak-anak apa lagi di tengah pandemi Covid-19.

“Dua anak saya, satunya usia 13 tahun dan 17 tahun dan sudah diaksin pada 3 Juli 2021 lalu, saya merasa bahwa ini merupakan anjuran pemerintah, sekaligus juga untuk kesehatan jadi kenapa tidak untuk dilakukan,” tambahnya.

Lanjutnya, bukan hanya saat ini saja vaksin dilakukan, dari usia 0-9 bulan anak-anak juga telah mendapat vaksinasi, jadi ketika saat ini divaksin bagi dirinya itu tidak menjadi masalah, dan beliau sendiri juga sebelumnya telah divaksinasi.

“Harapan saya dengan sudah divaksin, ini bisa menekan penyebaran Covid-19 walaupun virus ini masih terus bermutasi, akan tetapi paling tidak dapat menekan laju perkembangannya di Papua,” tambahnya. (ana/nat)