Khairul lie (foto: Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura yang juga sebagai Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan titik terang mengenai pendistribusian dan pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat di Kabupaten Jayapura. 

Hasil itu diperoleh setelah pihaknya melakukan rapat koordinasi mulai dari tingkat pusat sampai tingkat provinsi terkait pelaksanaan dan rencana penyaluran dan pemberian vaksin bagi masyarakat di sejumlah wilayah termasuk di Kabupaten Jayapura.

“Hari ini (Sabtu 12/12) kita ada rapat di provinsi tentang bagaimana distribusi vaksin dari provinsi ke kabupaten dan bagaimana mekanisme vaksinasi,” kata Khairul Lie saat ditanya media ini di Sentani, Sabtu (12/12).

Dia mengatakan, secara umum pelaksanaan pemberian vaksinasi ini dipastikan akan dilakukan dalam waktu dekat, namun pemberiannya akan diutamakan kepada kelompok pekerja yang rentan terhadap penyebaran Covid-19 ini, mulai dari tenaga kesehatan, yang mana kelompok pekerja ini yang sering berhadapan dengan orang banyak. Setelah itu, nanti pemberian vaksin ini baru akan diberikan kepada masyarakat luas.

“Yang paling beresiko saat ini adalah petugas kesehatan, karena dia yang hadapi virus ini di lini terdepan,”katanya.

Lanjut dia, pemberian vaksinasi terhadap tenaga kesehatan ini disesuaikan dengan jumlah tenaga medis yang ada di sejumlah Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya yang ada di Kabupaten Jayapura. Saat ini sesuai data yang ada jumlah tenaga medis lebih dari 1000 orang. Sehingga jumlah vaksin yang akan didatangkan juga harus disesuaikan dengan jumlah tenaga kesehatan yang ada. 

lebih lanjut dia mengatakan, untuk pemberian vaksin ini untuk masyarakat secara umum nanti akan dilakukan secara bertahap. Namun selain tenaga kesehatan yang juga menjadi prioritas adalah TNI dan Polri dan juga kelompok kerja beresiko lainnya seperti wartawan. 

“Karena mereka ini adalah kelompok kerja yang rentan yang bekerja di lapangan dan berhubungan dengan banyak orang,”ungkapnya.(roy/tho)