Karyawan PT. Pegadaian (Persero) Cabang Abepura sedang melayani konsumen, Selasa (6/8) kemarin. ( FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA –Kenaikan harga emas yang mengikuti trend harga emas dunia saat ini, memberikan dampak positif bagi Pegadaian maupun nasabah, PT. Pegadaian (Persero) Cabang Abepura, di mana saat ini trend gadai mengalami kenaikan sebesar 13 persen atau sebesar Rp 3 miliar.

 Kepala Pegadaian Cabang Abepura, Yohanes Naharawarin mengatakan, kenaikan tersebut sudah pihaknya rasakan sejak bulan Juli lalu dan pihaknya pastikan jika harga emas tetap di angka Rp 700 ribuan, maka trend gadai akan terus meningkat.

“Sampai dengan Juli 2019, kami sudah mencapai target di angka Rp 117 miliar  dari target Rp 122 miliar. Khusus untuk trend gadai di Pegadaian Cabang Jayapura. Hal ini didukung dengan kenaikan harga emas saat ini yang membuat pinjaman atau gadai meningkat, karena kita punya harga dasar untuk gadai juga naik yaitu Rp 572 ribu dari harga sebelumnya Rp 558 ribu,”ungkap Yohanes kepada Cenderawasih Pos, Selasa (6/8) kemarin.

 Pihaknya berharap trend ini dimanfaatkan oleh masyarakat dalam berinvestasi emas, melalui berbagai cara yang telah pihaknya sediakan seperti melalui tabungan emas, beli langsung di Galeri Emas, melalui arisan, angsuran dan sebagainya.

“Kami lagi fokus galakkan program investasi emas kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak hanya menggadai saja, tetapi juga memiliki investasi emas melalui tabungan emas dan sebagainya. Bagi masyarakat yang memiliki tabungan emas bisa menggadaikan buku tabungannya saja,” jelasnya.

 Ditambahkan, saat ini total nasabah untuk tabungan emas, khususnya untuk Pegadaian Cabang Jayapura sebanyak 3.200 nasabah. Ada kenaikan sebesar 1.000 lebih nasabah dan pihaknya targetkan di bulan ini sebesar 700 buku tabungan. (ana/ary)