Joko Supratikto ( FOTO : Yohana/Cepos)

Jika Ada Kenaikan Harga Kebutuhan yang Tidak Wajar

JAYAPURA –Menghadapi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok yang berada di pasaran seperti bawang putih, bawang merah dan sebagainya, Tim Pengenali Inflasi Daerah (TPID), akan melakukan pengecekan kembali sekaligus mengadakan rapat TPID.

 Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Joko Supratikto mengatakan, jika memang ditemukan adanya kenaikan harga yang cukup signifikan dan tidak wajar, maka pihaknya akan melakukan koordinasi langsung dengan satgas pangan.

 “Tujuannya untuk melihat apakah kenaikan harga ini dikarenakan terkendala stok dari luar Papua belum masuk ke Jayapura, atau karena adanya penimbunan yang tidak wajar. Akan kami lihat dan bahas pada Rabu (8/5)  melalui rapat TPID,” ungkap Joko kepada Cenderawasih Pos, Selasa (7/5) kemarin.

 Lanjutnya, pihaknya juga akan melakukan kegiatan pasar murah yang pastiya berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.  Pasar murah ini akan pihaknya gelar diberbagai tempat dengan hari yang berbeda-beda. Pasar murah tersebut akan digelar dalam beberapa minggu sebelum lebaran dan tempatnya akan dilakukan secara bergiliran.

“Pasar murah yang pertama akan kami lakukan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, kemudian akan berpindah-pindah entah itu di Kantor Gubernur, Taman Imbi dan sebagainya.  Komoditas yang akan kami siapkan berupa bawang merah, bawang putih, cabai rawit, telur, daging sapi, gula, beras dan sebagainya,”jelas Joko.

 Hal ini pihaknya lakukan dalam rangka pengendalian inflasi di Papua. Menurut Joko, inflasi di Papua masih tergolong normal, yang mana dari posisi Januari-April secara umum inflasi di Papua masih 0,0 persen. Ke depan pihaknya akan melakukan sidak akan tetapi waktunya akan disesuaikan dengan waktu dari pemerintah baik kota maupun provinsi. (ana/ary)