Kapolsek Sentani Barat, AKP Parmala Harianja, saat memberikan arahan dalam pertemuan yang dilaksanakan bersama pihak Pemerintah Distrik Sentani Barat, Koramil Sentani, para tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Sentani Barat, Kamis (29/8).  ( FOTO : Yewen/Cepos)

*Sepakat Jaga Toleransi Antar Umat Beragama*

SENTANI-Masyarakat di Distrik Sentani Barat sepakat menolak segala bentuk rasisme dan tetap menjaga toleransi antara umat beragama di Kabupaten Jayapura, khususnya di wilayah Distrik Sentani Barat.

Dalam pertemuan Kamis (29/8) yang dihadiri oleh berbagai pihak diantaranya, Polsek Sentani Barat, Danramil Sentani, Pemerintah Distrik Sentani Barat, para tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat sepakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Sentani Barat.

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon melalui Kapolsek Sentani Barat, AKP Parmala Harianja, mengungkapkan, dalam pertemuan yang dilaksanakan ini, pihaknya bersama-sama dengan pemerintah distrik dan pihak TNI serta tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, bersepakat menolak segala bentuk rasisme dan tetap menjaga toleransi antara umat beragama di wilayah Distrik Sentani Barat.

“Kami bersama seluruh masyarakat sudah bersepakat, tetap menjaga toleransi antara umat beragama dan suku yang ada di Kabupaten Jayapura, khususnya di wilayah hukum Polsek Sentani Barat. Selain itu, kami bersepakat menjaga situasi dan kondisi di Sentani Barat, agar tetap kondusif,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos di Sentani Barat, Selasa (3/9).

Harianja mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab dan tetap melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Polsek Sentani Barat, Koramil, sehingga bisa diambil langkah-langkah, sehingga situasi di Sentani Barat tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, Ketua DAS Moy, mengajak para ondoafi, tokoh adat dan masyarakat, yang ada di wilayah Distrik Sentani Barat, agar tetap bersatu, jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang dibuat oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. 

“Mari kita tetap menjaga persatuan dan kesatuan dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab, kita tetap bersatu dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Jayapura,”ajaknya. (bet/tho)