Eko Daryanto

JAYAPURA- Kodam XVII/Cenderawasih memastikan situasi di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang kondusif. Dimana anggota di lapangan sudah menguasai wilayah Serambakon sejak Minggu (29/3).

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Cpl Eko Daryanto menyampaikan, aparat yang dilibatkan dalam aksi ini adalah seluruh jajaran Kodam, Satgas Korem, Kodim dan dibantu anggota Polres Pegunungan Bintang. 

“Tak ada batas waktu anggota berada di Serambakon yang sudah menguasai wilayah guna mengambil kembali senjata milik korban helikopter Mi-17 yang jatuh di Pegunungan Mandala pada 2019 lalu,” jelas Eko saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (30/3).

Diakuinya, anggota yang berada di lapangan mengupayakan semaksimal mungkin untuk bagaimana kelompok yang mengambil senjata milik korban helikopter Mi-17 segera dikembalikan dengan cara persuasif.

“Upaya persuasif yang dilakukan anggota di lapangan dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, mengajak serta mengimbau  kepada masyarakat yang memang menyimpan senjata tersebut segera dikembalikan kepada aparat atau Pemda,” ucap Eko.

Kapendam mengklaim kelompok yang melakukan aksi kontak tembak sudah keluar dari Distrik Serambakon. Sementara Serambakon sendiri sudah dikuasai oleh anggota TNI.

Secara terpisah, terkait dengan penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) terhadap pesawat pengangkut milik TNI AU jenis CASA CN-2909 beberapa waktu lalu pasukan TNI disiagakan di Kabupaten Pegunungan Bintang, Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf J. Binsar Parluhutan Sianipar mengatakan, sejak pesawat milik TNI ditembak oleh KKSB di Kabupaten Pegunungan Bintang. pihaknya menyiagakan anggota TNI di daerah Serambakon.

Danrem Binsar Sianipar mengaku, daerah Serambakon merupakan daerah yang dilewati oleh pesawat saat akan mendarat di Bandara Oksibil.

“Anggota di lapangan telah memukul mundur KKSB dari Distrik Serambakon, sehingga diharapkan penerbangan di Bandara Oksibil dapat berjalan aman seperti biasa. Sampai saat ini kami telah menguasai markas mereka,” ucap Binsar.

Adapun disiagakannya pasukan TNI di kabupaten Pegunungan Bintang dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akhir-akhir ini banyak mendapat teror dari KKSB. (fia/nat)