Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM, bersama Waket DPRD Kota Jayapura Jhon Y. Betaubun, dan Sekretaris Komisi B DPRD Kota Jayapura  Yuli Rahman, kAdistrik Muara Tami Supriyanto, saat mengecek pemukiman warga di Koya Timur yang terdampak banjir akibat tanggul/ bendungan tami jebol, Sabtu (6/2) lalu. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Jayapura beberapa hari ini, telah menyebabkan banjir dan longsor di beberapa titik di Kota Jayapura. Sedangkan banjir yang paling parah yakni di Kelurahan Koya Timur Distrik Muara Tami.

Banjir tersebut diakibatkan luapan  bendungan Tami Jebol, akibatnya rumah warga maupun lahan pertanian terendam banjir.

  Wali Kota Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., langsung meninjau lokasi banjir di Koya Timur bersama  Waket DPRD Kota Jayapura Jhon Y. Betaubun, SH., MH., Sekretaris Komisi B DPRD Kota Jayapura, Yuli Rahman, SH., dan Kadistrik Muara Tami, Supriyanto.

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano menjelaskan, ia menggunakan waktu libur akhir pekan kemarin turun ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat di Koya Timur yang terkena banjir ada beberapa RT akibat tanggul jebol yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Keerom dan banjir ini juga luapan air dari Kabupaten Keerom sehingga menyebabkan tanggul Tami jebol.

“Untuk mengatasi warga yang terdampak banjir bantuan juga sudah kami  berikan dan kami telah berkoordinasi Balai Wilayah Sungai Papua dalam menangani tanggul/ bendungan tersebut dan juga memperbaiki jalan yang diminta masyarakat, termasuk perbaikan irigasi yang ada di Distrik Muara Tami,’’ucapnya.

Ditambahkan, saat ini memang sudah memasuki musim penghujan maka diminta kepada masyarakat untuk tetap hati-hati dan waspada khususnya bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dekat bantaran sungai dan daerah yang rawan longsor.  (dil/wen)