JAYAPURA- Pj Sekda Papua, Doren Wakerkwa, menyebutkan bahwa vaksin Covid 19 berjenis Sinovac yang digunakan di Indonesia sudah mendapat emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI dengan efektivitas sebesar 63,5 persen, yakni lebih tinggi dari standar World Health Organization (WHO) dengan 50 persen.

“Tidak hanya itu, vaksin ini juga sudah dapat sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), sehingga sangat layak untuk diberikan. Makanya, kita harus meyakini bahwa vaksin Covid 19 ini aman dan akan bermanfaat bagi kita semua,” jelas Pj Sekda Papua, Doren Wakerkwa, Jumat (15/1) kemarin.

Vaksin Covid 19 berjenis Sinovac ini sendiri telah diterima di Papua untuk selanjutnya dilakukan vaksinasi kepada tenaga kesehatan yang tidak lain menjadi prioritas di tahap pertama- termin pertama. Jumlah vaksin yang diterima di Papua sebanyak 14.680 vaksin.

“Jumlah ini akan diberikan bagi tenaga kesehatan pada Januari – Maret. Vaksin telah didistribusikan kepada 3 kabupaten/kota. Untuk sasaran pertama, di Kota Jayapura terdapat 3.464 tenaga kesehatan, Kabupaten Jayapura dengan 1.343 tenaga kesehatan, dan Mimika dengan 2.449 tenaga kesehatan. Masing-masing tenaga kesehatan mendapat 2 kali penyuntikan dengan jarak 14 hari dari penyuntikan pertama,” pungkasnya. (gr/gin)