MERAUKE-Kasus Covid-19 yang terus mengalami penurunan berdampak pada berkurangnya jumlah pasien yang diisolasi secara terpusat (Isoter) di Hotel Akat. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita, ketika dihubungi media ini mengungkapkan, bahwa saat ini jumlah pasien Covid-19 yang diisolasi di Hotel Akat tinggal 1 orang.

   “Tinggal 1 orang yang dirawat di Hotel Akat,” kata Nevil. Sampai Rabu kemarin, total kasus terkonfirmasi Covid-19  di Kabupaten Merauke sebanyak 3.621 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 253 diantaranya meninggal dunia. Sembuh sebanyak 3.307 orang sehinggha yang menjalani perawatan dan isolasi sebanyak 61 orang. 

   Namun dari 61 orang tersebut, beberapa menjalani  perawatan di RSUD Merauke dengan gejala sedang dan berat. Kemudian 1 orang isolasi terpusat di Hotel Akat. Sedangkan sisanya isolasi mandiri di rumah masing-masing. Nevile juga menjelaskan bahwa dengan disediakannya KM Sirimau sebagai Isoter bagi atlet dan official PON XX Papua maka 1 orang pasien yang masih menjalani Isoter di Hotel Akat nantinya dipindahkan ke KM. Sirimau tersebut.

   “Nanti kita pindahkan ke kapal Sirimau untuk jalani Isoter di sana. Karena di sana, kamarnya cukup banyak. Nanti kita tinggal bagi,” katanya.

   Nevile juga menjelaskan bahwa untuk Nakes yang akan ditempatkan di KM Sirimau adalah Nakes yang selama ini di Isoter Hotel Ermasu dan Hotel Akat.”Nakes kedua Isoter tersebut yang tinggal di geser ke kapal,” terangnya. 

   Menyangkut biaya bagi Nakes tersebut, Nevile mengungkapkan bahwa tetap anggaran yang sama dari Hotel Akat dan Hotel Ermasu. Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke Frans Anggawen menjelaskan bahwa peninjauan kapal sekaligus peresmian sebagai Isoter akan dilakukan hari ini, Kamis (30/9). Rencananya sore, peresmian akan dilakukan setelah Kirab Api PON XX Papua tahun 2021. (ulo/tri)