Ketua Tim Sukses SEPTE, Kris Bakweng Uropmabin, ST, (bawa mikropon) bersama Ketua Jurkam Daud Mimin, SPd, Anggota DPRD Pegubin PBB Jacky Oropka, SIP., dan LO SEPTE,  Donipki Kasipdana menggelar jumpa pers di Kota Jayapura, Selasa (22/12) kemarin. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Hasil perhitungan suara Pilkada serentak 9 Desember 2020, di Kabupaten Pegunungan Bintang, yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan calon (paslon) 01 SEPTE (Spei Birdana dan Piter Kalakmabin) memperoleh 73.876 suara sah. Sementara pasangan calon 02 CODE (Costan Oktemka & Decky Deal) memperoleh 30.343 suara sah.

   Dengan demikian, pasangan Spei Y Birdana dan Piter Kalakmabin yang diusung Partai Golkar, PBB dan PAN memenangkan pertarungan politik memperebutkan kursi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang Periode lima tahun ke depan. Namun, karena tim sukses Code. tidak puas maka telah diajukan gugatan ke MK.

   Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Sukses SEPTE Kris Bakweng Uropmabin, ST., bersama Ketua Jurkam Septe Daud Mimin, S.Pd., Anggota Dewan DPRD Pegubin PBB Jacky Oropka, SIP.,dan LO Septe Donipki Kasipdana menggelar jumpa pers di Kota Jayapura, Selasa (22/12) kemarin. Mereka minta agar CODE untuk legowo menerima hasil Pilkada. 

    Selain itu, Tim Sukses SEPTE  sekaligus memberikan klarifikasi terkait kunjungan bupati terpilih Pegubin datang ke Kota Jayapura bersama OPD di lingkungan Pemkab Pegubin. Menurutnya, pertemuan ini hanya untuk memastikan visi misi  Septe masuk dalam APBD 2021 sesuai apa yang telah dijanjikan bupati dan wakil bupati terpilih SEPTE.  Bukan membentuk perangkat pemerintahan bupati dan wakil bupati Septe. Sehingga jangan ada pemikiran atau opini liar dari oknum yang tidak bertanggung jawab dalam menyudutkan bupati terpilih.

  “Kami memastikan Bupati dan wakil bupati Septe bersama senior birokrat turun ke Kota Jayapura tidak ada maksud lain, pasangan Septe tidak menipu rakyat jadi masyarakat pegunungan Bintang Jangan berpikir yang aneh-aneh bahwa Septe menyusun perangkat birokrat itu tidak benar, karena kami ini turun sudah memastikan dalam pertemuan ini, jadi kami sampaikan kepada rakyat Pegubin tetap tenang dan adanya gugatan Code ke MK kami tetap mengikuti tahapan-tahapan, setelah mengikuti tahapan-tahapan kami bisa memastikan untuk pembentukan perangkat birokrat Septe,” katanya. 

  Sementara itu, Ketua Jurkam Septe Daud Mimin, S.Pd.,menambahkan, senior-senior yang ikut Bupati terpilih di kota Jayapura tidak ada maksud dan tujuan lain, sehingga kepada tim sukses SEPTE,relawan dan tim distrik pihaknya sudah pastikan datang bertemu Bupati di terpilih hanya menyelaraskan visi misi yang disiapkan oleh bupati dan wakil bupati terpilih untuk dilaksanakan karena pihaknya langsung memastikan turun dari Oksibil ke Tanah Merah ke Merauke dan sampai di kota Jayapura tujuan hanya memastikan apa tujuan Bupati dan senior-senior birokrat di Pegubin datang ke kota Jayapura.

   “Kami juga sampaikan gugatan yang dilontarkan tim Code ke MK materi tidak mendasar karena kami menang mutlak suara kami dapat 73 persen dan ini kemenangan murni dari rakyat, kalau mau gugat itu biasa karena orang kalah kami juga pernah mengalami hal bersama Jadi mari kita bersatu seperti Bupati Yahukimo Abock busup yang kalah dan  legowo mengakui. Kami harap Code juga seperti itu supaya pendukung dari Code dan Septe saling merangkul dan mendukung,”jelasnya.(dil/tri)