Jacksen F Tiago ( FOTO : Erik/Cepos)

JAYAPURA-Menjadi tim musafir tak membuat Persipura Jayapura kesulitan untuk melakoni laga kandang di luar markasnya.

 Ketika Stadion Mandala Jayapura mulai direnovasi jelang persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 mendatang, Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura secara otomatis harus pindah dari Stadion berkapasitas 30 ribu penonton itu.

Saat ini, Persipura memiliki dua Stadion alternatif selama melakoni laga kandang Kompetisi Shopee Liga 1 2019, yakni Stadion Delta Sidoarjo, dan Stadion Aji Imbut Tenggarong. Sejauh ini sudah enam laga kandang yang dimainkan oleh Boaz Solossa dan kawan-kawan di dua stadion itu.

Empat laga berhasil dimenangkan anak-anak Mutiara Hitam, serta sekali seri dan hanya sekali kalah. Artinya sejauh ini Persipura sukses mengamankan 13 poin dari enam laga kandang yang dimainkan di luar markasnya. Selain itu, Persipura juga sukses mengamankan tujuh poin dari 3 laga away pasca pindah dari Stadion Mandala Jayapura.

Dengan torehan hasil tersebut, Persipura kini bercokol pada peringkat empat dengan mengamas 40 poin dari 23 pertandingan. Hanya terpaut satu angka dari Borneo FC dan Madura United yang berada di peringkat dua dan tiga yang sudah memainkan 24 pertandingan. 

Persipura juga terus menempel ketat Bali United di pemuncak klasemen yang masih unggul 14 poin.

Capaian apik Persipura itu tidak lepas dari sang juru taktik Jacksen Tiago yang mampu mendongkrak posisi Persipura dari zona degradasi hingga papan atas. 

Pelatih asal Brasil itu membeberakan bahwa prestasi yang kini dimiliki timnya jauh dari ekspektasi yang diembankan manajemen kepadanya musim ini.

Menurutnya, manajemen hanya meminta dirinya untuk bisa mengangkat timnya dari zona merah ke papan tengah. Namun justru Jacksen mampu memberikan lebih.

“Target awal kita sebenarnya adalah 10 besar, tapi setelah ada kesempatan untuk mengejar yang lebih atas kita bisa berada di empat besar,” ungkap Jacksen kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Selasa (29/10) siang kemarin.

Bahkan, menilik klasemen sementara, Persipura masih memiliki kans besar untuk mengkudeta Borneo FC di posisi kedua. Apalagi, tim kebanggan masyarakat Papua itu masih memiliki satu tabungan pertandingan dari Borneo FC dan Madura United di posisi ketiga. Sehingga 11 pertandingan tersisa harus dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak Mutiara Hitam.

Namun pelatih yang sudah memberikan tiga bintang gelar juara itu masih enggan jemawa. Sebab, menurutnya, 11 laga Shopee Liga 1 2019 ke depan itu sulit untuk diprediksikan.

“Masih banyak pertandingan, tapi kita tidak tahu apa yang akan menghadang di depan. Tapi karena kita sudah berada di empat besar kita akan coba berusaha kejar posisi yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Pelatih berusia 51 tahun itu optimis timnya bisa meraih tiket AFC. Pasalnya ia mengakui sulit untuk mengejar Bali United yang begitu nyaman di puncak klasemen sementara.

Jacksen juga melayangkan pujian kepada para pemainnya yang terus konsisten di setiap pertandingan yang mereka lakoni. “Meski kita melewati perjalanan yang cukup panjang, namun pemain terus memberikan hadiah, dan kita harus terus bersyukur dengan hasil baik yang kita raih selama ini,” tandasnya.

Diketahui, Persipura memiliki peluang emas untuk nangkring di posisi ketiga jika dilaga berikutnya, Minggu (3/11) berhasil mengalahkan tuan rumah Madura United. Bahkan Persipura bisa mengkudeta posisi kedua dari Borneo FC, jika tuan rumah Barito Putra berhasil mengalahkan atau menahan imbang Borneo FC. (eri/nat)