Pemain Papua Yosep Taher MI (baju kaos garis2 hitam kuning) saat tampil di Liga Catur Indonesia Timur dan Tengah berlangsung di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (19/2) ( foto: Banjir Ambarita For Cepos)

PON 2020 Papua

JAYAPURA – Tim catur PON Papua berhasil menjuarai Liga Catur Indonesia Timur dan Tengah dinomor beregu, setelah berhasil menang telak 6 kali dari sistem 6 babak yang digunakan. Liga Catur ini berlangsung di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (19/2)

Liga Catur diikuti 5 tim, yakni Kalimantan, Nusa Tenggara, Maluku, Sulawesi Utara dan Papua. Tim Catur Papua turun dengan kekuatan full tim yakni Yosep Taher Master Internasional (norma 1 Grand Master), Taufik Halay Master Internasional, Reza Fajar Master Nasional dan Agus Sugiatno Master Nasional. 

Yosep Taher yang bermain di meja 1 hingga enam babak, menunjukkan hasil sempurna dengan meraih kemenangan 6 kali. Taufik Halay meraih kemenangan 3 kali dan remis 3 kali. Agus Sugianto pada kejuaraan kali ini menunjukkan ketajamanya dengan meraih 4 kali kemenangan dan 2 kali remis. Sedangkan Reza Fajar meraih kemenangan 2 kali, remis 3 kali serta kalah 1 kali. 

Tim catur Papua sempat mendapat perlawanan sengit di babak 3 dari tim catur Gorontalo. Dimana, Papua hanya mencatat kemenangan tipis 2,5 match poin melawan 1,5 match poin. Babak yang cukup menegangkan itu terjadi akibat Reza yang bermain di meja 2 mengalami kekalahan. Beruntung Yosep Taher dan Taufik Halay mampu memenangkan pertandingan, diikuti Agus Sugianto menahan remis lawannya di meja 3. 

Setelah mampu mengatasi perlawanan sengit dari tim Gorontalo, tim Catur Papua bermain konsisten di babak selanjutnya dengan mencatatakan kemenangan telak. Dan berhasil meraih poin sempurna yakni 12 match poin dari 6 babak sekaligus mencatatkan juara dan meraih emas. 

Manajer Tim Catur Papua Ariadi SE menyambut baik keberhasilan timnya menjuarai Liga Catur Indonesia Timur dan Tengah. “Hasil ini positif, dan semoga performa pemain maupun tim  akan terus meningkat hingga perhelatan PON,” kata Ariadi dalam rilisnya, Rabu (19//2).

Dengan performa yang terus meningkat, lanjut Ariadi, saat PON nanti, timnya sudah siap memberikan hasil terbaiknya. “Kami target emas di PON, jadi persiapan harus baik, dengan menunjukkan grafik permainan yang terus meningkat dan maksimal,” harapnya. 

Pelatih tim Catur Papua Ventje Ropa mengatakan, ajang Liga Catur ini sebagai salah satu ajang pemanasan sebelum terjun di PON XX di Papua. “Ini salah satu rangkaian try out tim catur kami, untuk persiapan menuju PON. Dan diharapkan konsitensi permainan secara tim maupun perorangan semakin meningkat baik,” ujar Ventje,

Liga Catur ini juga merupakan Try out dari Puslatprov KONI Papua dalam mempersiapkan cabor untuk menghadapi PON. “Kami siap mengikuti semua program Puslatprov dalam rangka mempersiapkan tim catur menuju PON,” kata Ventje. 

Sementara itu asisten pelatih Tim Catur PON Papua Banjir Ambarita SE, MP, WN, PP menambahkan, setelah berhasil meraih emas di nomor beregu, selanjutnya tim fokus di nomor perorangan di event yang sama.

 “Kami persiapan lagi untuk nomor perorangan. Semoga Yosep Taher dan pemain lain terus mampu menunjukkan kualitasnya dengan memenangkan semua babak,” ujar Ambarita.

 (eri/gin).