WAMENA-62 penumpang pesawat Trigana Air dari Jayapura yang tiba di Wamena, langsung dilakukan rapid test ulang semua di terminal kedatangan Bandara Wamena, pada penerbangan perdana, Jumat (26/6).  

   Plt. Kepala Dinas Kesehatan Olipina Rumbekwan mengungkapkan bahwa sesuai dengan peraturan daerah,    setiap penumpang yang datang dari Jayapura atau dari manapun diharuskan untuk melakukan rapid test ulang meskipun penumpang ini sudah melakukan rapid sebelum naik, namun mungkin saja itu sudah berlaku 6 hari sebelum berangkat.

Dua balita yang merupakan penumpang pesawat Trigana Air Service saat dipegang orang tuanya untuk dilakukan pemeriksaan rapid test di terminal Kedatangan Bandara Wamena Jumat (25/6) kemarin. ( FOTO: Denny/ Cepos )

   “Persiapan kita memang sejak dari 22 Juni, karena bandara sudah dibuka namun ternyata belum ada penerbangan, tapi hanya ada penerbangan carteran   yang membawa pasien rujukan ke Wamena, namun hari ini (kemarin)  ada penerbangan Trigana yang membawa penumpang,”ungkap Olipina saat ditemui Cenderawasih Pos di Bandara Wamena, Jumat (25/3) kemarin.

   Menurutnya, rapid test   di terminal kedatangan Bandara Wamena ini langsung dilakukan oleh  petugas ATLM dan hasilnya langsung keluar. Apabila ada penumpang yang hasil rapidnya reaktif, maka ada tim dari edukasi yang akan menyampaikan itu kepada penumpang dan diarahkan langsung ke tempat karantina.

   “Nanti ada petugas dari dokter langsung yang akan menyampaikan hasilnya, dan mengarahkan yang bersangkutan atau diantar ke tempat karantina yang telah disediakan oleh pemerintah daerah untuk diawasi dan dilakukan pemeriksaan Swab,”jelasnya. 

   Sementara itu, dari pantauan Cenderawasih Pos di Bandara Wamena dari pemeriksaan rapid test yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Covid -19 Jayawijaya, sampel darah yang diambil tak hanya orang dewasa, anak -anak dan bayi yang dibawa oleh orang tuanya ke Wamena tidak luput dari pemeriksaan, baik dengan mengukur suhu badan hingga melakukan rapid test.

    Hasil pemeriksaan rapid tes tersebut juga dikeluarkan secara kolektif dan tidak terpisah, sehingga meski penumpang dari Jayapura tiba dibandara Wamena sejak Pukul 11.30 WIT, namun tidak bisa langsung keluar dari terminal kedatangan sampai mendapat hasil rapidnya pada pukul 13.20 WIT, barulah penumpang yang non reaktif boleh keluar dari terminal kedatangan.(jo/tri)