Yonas Nussy ( FOTO: Humas Polda)

Mari Bersama Bergandengan Tangan Menjaga Kamtibmas Agar Papua Kondusif

JAYAPURA- Sekretaris Barisan Merah Putih Papua Yonas Nussy dan Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) Pdt. MPA. Mauri. Sth yang merupakan tokoh agama Provinsi Papua mengimbau seluruh umat beragama di Papua untuk selalu menghormati pemerintah, tetap menjaga kerukunan antar umat beragama dari sabang sampai Merauke.

 Yonas Nussy  yang juga Ketua Forum Masyarakat Saireri meminta masyarakat untuk tidak mudah dihasut oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab, dimana kelompok ini ingin mengganggu stabiltas keamanan di Tanah Papua.

“Jangan mau dihasut oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab, sehubungan dengan kegiatan kelompok yang mengatasnamakan rasisme,” tegas Yonas Nusi sebagaimana rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Rabu (10/6) kemarin.

Bila menyampaikan aspirasi sesuai aturan dan bila ada hukum yang tidak memuaskan para pihak agar ditempuh jalur hukum, karena semua sudah ada aturan sesuai dengan perundang- undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pengalaman kita Tahun 2019 jangan terulang kembali, banyak korban jiwa maupun materiil akibat dari kejadian tersebut. Apalagi kedepan Papua akan melaksanakan event nasional yakni dipercaya sebagai tuan rumah dalam PON  XX dan Pilkada Serentak,” ucapnya.  

 Dirinya juga memberikan apresiasi kepada Kapolda dan Pangdam karena sudah maksimal untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di Tanah Papua. Mari Kita bersama-sama bergandengan tangan menjaga Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di Tanah Papua, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar.

Ketua PGGP Pdt. MPA. Mauri

 Hal serupa juga disampaikan Ketua PGGP Pdt. MPA. Mauri, ia mengimbau seluruh umat beragama di Papua untuk selalu menghormati pemerintah dan tetap menjaga kerukunan antar umat beragama dari sabang sampai Merauke.

“Kami di Papua telah merasakan dan menikmati pembangunan dimana-mana, baik pembangunan secara fisik maupun pembangunan secara spiritual, ini semua karena Papua adalah bagian dari Indonesia,”ungkapnya.

 Menurutnya, keberhasilan pemerintah membangun Papua sepatutnya mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Tuhan dan juga kepada pemerintah dengan kita menuruti semua perintah pemerintah.

“Kita semua dari sabang sampai merauke adalah orang Indonesia. Oleh sebab itu, mari bersama kita bergandengan tangan melawan virus covid-19 ini,” ajaknya.

Dikatakan, wajib mempertahankan Pancasila dan undang-undang dasar 1945 dalam konteks merah putih dan yang paling terpenting adalah kita saling mengasihi antar sesama kita karena itu adalah perintah Tuhan.

Ia juga mengimbau semua tokoh-tokoh papua, baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan untuk bersama bergandengan tangan membangun tanah Papua dalam bingkai NKRI yang tercinta. “Mari kita jaga pesatuan dan kesatuan bangsa indonesia dari Merauke sampai ke Sabang dan kiranya Tuhan memberkati kita semua,” pungkasnya. (fia/wen)