Seorang penerima BLT diarahkan untuk membuka masker dan memegang bantuan yang diterima untuk didokumentasikan pada pembagian BLT di Kelurahan Gurabesi Distrik Jayapura Utara yang dilakukan di Koramil Jayapura Utara, Rabu (21/5). (Gamel Cepos)

JAYAPURA – Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dilakukan di Distrik Jayapura Utara khususnya di Kelurahan Gurabesi terbilang menarik. Pasalnya dengan lokasi yang dipakai adalah halaman Koramil 1701 Jayapura Utara  membuat warga yang datang harus mematuhi semua aturan yang diterapkan. Tentunya ini berkaitan dengan protokol covid 19.  Dari pintu masuk, warga penerima bantuan langsung melakukan pengecekan suhu badan dan wajib menggunakan masker. Setelah itu semua diminta mencuci tangan dan mengantri dengan jarak. 

 Yang tidak mengindahkan maka tidak akan dilayani.  Dalam pengisian persyaratan juga si penerima bantuan tidak bisa menempelkan tangan di meja kecuali untuk tanda tangan karena kursi yang disiapkan juga diberi jarak minimal. Jika ada yang terlihat mulai berkumpul petugas langsung mengingatkan. Meski terbilang cukup ketat  namun warga tetap tertib. Salah seorang warga bernama Daniel Waroy mengaku dari BLT ini sangat membantu karena situasi sedang sulit. 

 “Paling untuk beli keperluan sehari – hari semisal bahan makanan karena memang lagi sulit,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa jika mengikuti persyaratan yang ada maka proses pencairan sangat cepat terkecuali ada syarat yang tak lengkap. Ini biasanya pada e-KTP asli. “Kami juga diberi pengarahan soal covid termasuk dan saya lihat sangat tertib, saya pikir ini baik bagi kami yang awam. Memang petugasnya agak cerewet tapi kami akhirnya paham,” katanya. Penerima BLT di Gurabersi sendiri tercatat ada 1246 penerima yang dibagikan di empat titik sedangkan yang dilakukan di Koramil Jayapura Utara sebanyak 363 penerima. 

 “Semuanya lancar dan kami berterimakasih karena sudah dibantu oleh Koramil untuk lokasi dan personilnya,” jelas  juru bayar, Petra Toisuta. Danramil Jayapura Utara, Kapt Lukas Tjoe  menambahkan bahwa protokoler covid menjadi yang utama  selama pembagian BLT sehingga semua penerima wajib tertib. “Ya seperti itu, meski sudah siang anggota kami tetap cerewet mengingatkan tapi  hasilnya tak ada kendala sama sekali, semua lancar,” imbuhnya. Pantauan Cenderawasih Pos, sebagian besar warga nampak berasal dari masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Meski ada juga yang berpenampilan seperti orang berduit namun  hanya beberapa orang. (ade/wen)