dr. Aaron Rumainum ( FOTO: Yewen/Cepos)

JAYAPURA- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Aaron Rumainum, M.Kes., menyebutkan, sasaran vaksinasi di tahap pertama masih tenaga kesehatan.

 “Vaksin termin kedua telah didistribusikan dari pusat ke provinsi dan dari provinis diteruskan ke kabupaten yang sudah siap dengan tempat penyimpanan vaksinnya. Alokasi vaksin sendiri sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan,” terang dr. Aaron Rumainum, M.Kes., Jumat (29/1) kemarin.

 Di termin kedua ini masih diperuntukkan kepada tenaga kesehatan. Tapi di luar Kota Jayapura. Karena vaksin untuk Kota Jayapura sudah mendapatkan jatah sebanyak 7.000 lebih vaksin, sehingga sekarang tinggal kabupaten lainnya di Papua.

 Sebelum vaksinasi dilakukan, tenaga kesehatan yang bertindak sebagai tenaga vaksinator mendapatkan pelatihan khusus tentang bagaimana vaksinasi Covid 19 ini dilakukan. Selain bertujuan secara teknis terkait penyuntikan vaksin, pelatihan ini sekaligus memberikan sosialisasi kepada tenaga kesehatan tentang vaksin Covid 19 jenis Sinovac tersebut.

  “Ini vaksin baru, makanya kita harus memberikan pelatihan bagi teman-teman di layanan kesehatan. Pelatihan ini sangat penting dan perlu sekali. Dengan pelatihan ini, anggap saja sebagai sosialisasi di kalangan kesehatan, kalau nakes sudah disosialisasi, diyakinkan, menerima untuk menerima vaksin jika dia sehat, baru kita mulai berpikir untuk sosialisasi di luar tenaga kesehatan,” pungkasnya. (gr/ary)