KORBAN: Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab saat membesuk korban penembakan Ilaga di RSUD Mimika, Kamis (19/9). (FOTO : Kodam XVII/Cenderawasih for Cepos)

Pangdam Besuk Korban Penembakan 

JAYAPURA-Terkendala cuaca, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab dan rombongan batal terbang ke Kampung Olenki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Jumat (20/9). 

Direncanakan Pangdam yang baru saja dilantik akan meninjau lokasi kontak tembak yang menewaskan tiga warga sipil dan 4 warga lainnya luka-luka.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto mengatakan, jika cuaca membaik Sabtu (21/9). Pangdam dan rombongan dari Timika langsung ke TKP.

“Kita menunggu hasil investigasi seperti apa baru bisa menentukan langkah-langkah apa yang akan dilakukan kedepan,” ucap Eko Daryanto saat dihubungi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Jumat (20/9).

Kapendam memastikan situasi di Kampung Olenki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak kondusif pasca insiden kontak senjata antara aparat keamanan dengan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) yang diduga dari kelompok pimpinan Militer Murib.

“Tim tetap melakukan pengejaran terhadap kelompok ini. Sebab ini, sudah menjadi tugas kami. Bukan karena adanya insiden ini namun sebelumnya sudah dilakukan pengejaran terhadap kelompok separatis bersenjata ini,” tegasnya.

Mengantisipasi jatuhnya korban kedepan, Kodam sendiri bertindak sesuai dengan SOP dan secara professional. 

Sebelumnya, Kamis (19/9), Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab mengunjungi korban penembakan Ilaga di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Timika.

Pangdam Herman Asaribab didampingi Asintel dan Asops Kasdam serta Kapendam XVII/Cenderawasih berkunjung ke Timika menggunakan pesawat Garuda dalam rangka melihat langsung empat masyarakat sipil yang menjadi korban penembakan KSB dalam kontak tembak antara aparat keamanan gabungan TNI-Polri di Kampung Olenki, Distrik Ilaga Kabupaten Puncak.

Adapun tiga orang masyarakat dinyatakan meninggal dunia Tekiman Wonda (33), Edison Mom, Rudi Mom (3). Sedangkan korban luka tembak diantaranya, Topina Mom (36), Ny Tabuni (37), Ny Herina Kinal (32), Yefrina Mom (16). Keempat korban tersebut sedang mendapatkan perawatan medis di RSUD Mimika. (fia/nat)