Pesawat Sriwijaya Air ketika tiba di Bandar Udara Frans Kasiepo  untuk pertama kalinya setelah lockdown akibat dampak Covid-19, Kamis (18/6) kemarin.  ( FOTO: Fiktor/Cepos)

BIAK-Maskapai penerbangan Sriwijaya Air untuk pertama kalinya melakukan penerbangan perdana ke Biak setelah lockdown akibat dampak Covid-19, Kamis (18/6) kemarin. Pesawat boeing  yang tiba siang Bandara Frans Kasiepo Biak hanya membawa penumpang dari Makassar dengan tujuan Biak sebanyak 96 orang. 

   Pesawat Sriwijaya Air yang langsung balik dari Biak dengan tujuan Makassar hanya membawa 86 penumpang. Pembatasan penumpang itu dilakukan sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19, sehingga pesawat yang biasanya membawa kurang lebih 150 penumpang itu dikurangi hampir setengahnya. 

   “Pesawat Sriwijaya penumpangnya dibatasi dan itu karena tetap mengacu pada protokol pencegahan Covid-19. Semua penumpang yang turun dan berangkat juga harus menuhi syarat protokol pencegahan Covid-19, ya saya kira semua daerah memberlakukannya. Misalnya wajib rapid test atau PCR, membawa surat jalan dan sejumlah lainnya,” kata Sekda yang juga adalah Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Markus O. Masnembra, SH.,MM kepada Cenderawasih Pos, di Bandara Frans Kasiepo, Kamis (18/6)  kemarin.

  Sesuai rencana kedatangan pesawat Sriwija Air akan membawa penumpang dengan rute  Makassar – Biak dan sebaliknya diagendakan sekali dalam seminggu, yakni setiap hari Kamis. Selain makaspai penerbangan Sriwijaya, juga rencananya untuk pesawat Garuda Indonesia dengan tujuan Biak – Makassar dan sebaliknya akan melayani sekali dalam seminggu, yakni setiap hari Senin. Rencananya untuk penerbangan perdana Garuda Indonesia ke Biak, Senin (22/6). (itb/tri)