Irjen Pol Paulus Waterpauw (FOTO: Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Situasi kembali memanas di Tembagapura. Kontak tembak kembali terjadi antara Kelompok Kriminal  Bersenjata (KKB) dengan anggota Polisi yang bertugas di daerah tersebut, Senin (2/3).

Dari data yang diterima Cenderawasih Pos di lapangan, kontak tembak terjadi sebanyak dua kali. Sebelumnya terjadi pada pukul 08:25 WIT. Lalu kontak tembak kedua terjadi pada pukul 13:22 WIT di Utikini dengan durasi kontak tembak selama 30 menit.

Dalam kontak tembak tersebut, satu anggota Polri terluka akibat terkena rekoset hingga mengakibatkan luka pada lengan kiri dan lengan kanan.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyebutkan, kelompok yang melakukan kontak tembak Senin (2/3) kemarin adalah kelompok yang sama yang melakukan penembakan terhadap Bharatu Anumerta Doni Priyanto, Jumat (28/2) lalu.

“Mereka ada di sekitar situ dan memang anggota kami ada di situ. Jadi saya pikir itu jadi catatan kita masing-masing. Mereka akan tetap melakukan upaya-upaya menganggu. Karena tujuan mereka ingin ke PT. Freeport. Tapi kita coba menghadang agar mereka ini tidak masuk ke Freeport,” tutur Kapolda Paulus Waterpauw kepada wartawan, Senin (2/3).

Disinggung soal adanya penyerangan di Polsek Tembagapura, Kapolda mengaku sementara penebalan kekuatan yang ada di sana cukup. “Untuk saluran  logistik kami tahan, sehingga mereka (KKB-red) tidak bisa ke mana-mana lagi. Tinggal waktunya saja, kalau bisa bertahan lama maka bisa menangkap dan melakukan tindakan tegas pada pelaku ini,” tegasnya.

Dikatakan, hingga saat ini tidak ada masalah soal kekuatan. Sebab sudah ada tugasnya teman teman secara khusus di Timika.

Sementara itu, dari video yang beredar berdurasi 33 detik, kontak tembak anggota Polisi dan KKB di Polsek Tembagapura. Terlihat bagaimana anggota berupaya melakukan aksi tembakan ke arah KKB.

Sebelumnya Jumat (28/2) lalu, terjadi kontak tembak antara Brimob dan KKB pimpinan Joni Botak di area Jipabera  Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. Dalam kontak tembak tersebut mengakibatkan satu anggota Brimob Bharatu Anumerta Doni Priyanto gugur.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menyebutkan akan melakukan langkah-langkah hukum kepada kelompok ini dan sedang dilakukan pengejaran. (fia/nat)