Suasana penukaran kartu USIM 4G di salah satu lapak Telkomsel, Sabtu (27/2) kemarin. ( FOTO: Telkomsel for Cepos)

JAYAPURA – Untuk bisa menikmati layanan jaringan 4G LTE, tidak cukup hanya memiliki smartphone 4G, tetapi juga menggunakan kartu USIM 4G. Telkomsel mengajak bagi para pelanggan setianya yang masih menggunakan kartu SIM 2G/3G untuk beralih atau migrasi ke kartu USIM 4G.

 General Manager Consumer Sales Telkomsel Maluku & Papua Alfon Oktrianda mengatakan, ada beberapa manfaat yang akan didapat ketika pelanggan beralih ke kartu USIM 4G. 

 “Layanan 4G LTE Telkomsel memberikan pelanggan mobile digital lifestyle yang lebih berkualitas. Layanan data menjadi lebih cepat dan stabil ketika pelanggan migrasi ke 4G. Aktivitas digital seperti download, upload, streaming video, bermain game online, hingga berbagi jenis konten dalam file berukuran besar menjadi lebih baik,” ungkapnya dalam rilis kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (27/2).

 Diakuinya, hal ini tentunya dapat menunjang beragam aktifitas di masa new normal. Sejalan dengan perubahan perilaku pelanggan yang lebih banyak melakukan kegiatan di rumah. USIM merupakan singkatan dari Universal Subscriber Identity Mobile, yang merupakan pengembangan dari kartu SIM generasi sebelumnya. 

 Secara fisik, keduanya tidak memperlihatkan perbedaanya. Biasanya operator memberikan tanda khusus pada fisik kartu, misalnya pada kartu USIM 4G dari Telkomsel disematkan tulisan atau logo 4G.

 “Jika masih menggunakan kartu SIM biasa, atau kartu SIM yang masih terbatas di jaringan 2G atau 3G, maka pelanggan tidak akan bisa menikmati layanan koneksi data 4G,” tambah Alfon.

 Telkomsel memberikan apresiasi kepada pelanggan yang melakukan migrasi atau pergantian kartu SIM dari kartu SIM non 4G ke kartu USIM 4G berupa tambahan kuota khusus di jaringan 4G sebesar 30GB bagi kartu dengan masa aktif lebih dari 6 bulan dan pemakaian lebih dari Rp 100.000.

 Sedangkan bagi kartu SIM dengan masa aktif lebih dari 3 bulan dan pemakaian lebih dari Rp 100.000,- akan mendapatkan kuota khusus di jaringan 4G sebesar 15GB. Pelanggan akan dikenakan biaya sebesar Rp 10 yang dipotong dari pulsa pada saat proses migrasi kartu berhasil untuk mendapatkan tambahan kuota tersebut.

 “Pelanggan tidak perlu khawatir saat mengganti kartu SIM lamanya, karena nomor yang digunakan tidak akan hangus atau berubah. Kartu USIM 4G tetap akan berisi nomor lama pelanggan, sehingga teman-teman, kerabat atau keluarga masih bisa menelepon ke nomor lama tersebut. Sebelum melakukan proses migrasi, silakan pindahkan kontak yang tersimpan di kartu SIM lama secara manual ke smartphone 4G,” terangnya.

 Bagi pelanggan Telkomsel yang ingin mengetahui kartu SIM dan perangkatnya sudah mendukung jaringan 4G, dapat mengakses UMB dengan mengetik *888*47# kemudian pilih opsi 1 untuk pengecekan kartu dan pilih opsi 2 untuk pengecekan perangkat atau ponsel yang dimiliki.

 “Kami akan terus mendorong bagi pelanggan yang masih menggunakan kartu SIM lama untuk beralih ke kartu USIM 4G untuk mendapatkan layanan jaringan 4G Telkomsel yang lebih baik,”tandasnya. (ana/ary)