Masyarakat saat mencari jaringan internet yang ada di GraPARI Telkom yang berada di Mall Jayapura, Selasa (25/5)lalu. Priyadi/Cepos

JAYAPURA-Telkom Papua masih terus berupa semaksimal mungkin meningkatkan kualitas jaringan internet di Wilayah Jayapura.  Walaupun kapal khusus yang disewa Telkom untuk perbaikan kabel fiber optik di perairan Biak-Sarmi rencananya tiba hari ini 27 Mei  2021.

 Dalam masa menunggu perbaikan, Telkom Papua sudah berusaha semaksimal mungkin meningkatkan bandwith untuk membantu pemerintah maupun masyarakat yang benar-benar urgen menggunakannya, sehingga tempat pelayanan publik maupun Rumah Sakit (RS) kini sudah mulai bisa menggunakan jaringan internet walaupun tidak selancar menggunakan kabel fiber optik.
 General Manager Witel Telkom Papua Sugeng Widodo menjelaskan, pihaknya masih memprioritaskan penggunaan jaringan internet untuk pelayanan publik di Wilayah Jayapura. Contohnya di lingkungan  pemerintahan dan rumah sakit. Tujuannya agar pelayanan tetap berjalan dengan baik.
  “Pelayanan penggunaan jaringan saat ini masih fokus di perkantoran pemerintah, TNI-Polri dan rumah sakit, sehingga disebut normal prioritas dan kami masih memprioritaskan penggunaan jaringan internet untuk pelayanan publik di Wilayah Jayapura, agar pelayanan publik di pemerintahan tetap berjalan, termasuk lainnya ada juga di Grapari Telkom dan kami sampaikan permohonan maaf bagi pelanggan lainnya. Kami tetap berupaya semaksimal mungkin menanganinya,”ungkapnya, Rabu(26/5)kemarin.
  Dijelaskan, saat ini  jaringan internet yang digunakan masyarakat masih menggunakan jalur satelit, sehingga baru bisa memenuhi kebutuhan data masyarakat Jayapura. Untuk kapasitas cadangan 4,7 Gbps, pemakaian data menggunakan optik sekitar 150 Gbps, jadi baru ter back up sedikit.
  “Untuk kapal khusus yang kami datangkan untuk proses perbaikan  masih dalam perjalanan menuju Jayapura. Kapal akan berlabuh di Jayapura untuk memuat logistik, sebelum melanjutkan ke lokasi untuk perbaikan. Kami harap hari ini tanggal 27 Mei 2021 kapal khusus sudah sandar di Jayapura untuk muat logistik,”tandasnya.(dil/ary)