JAYAPURA – Terkait dengan belajar tatap muka terbatas di Papua, Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua mengharapkan dukungan dari Dinas Kesehatan, Tim Satgas Covid  19 dan juga orang tua murid.

Kepala DPPAD Provinsi Papua, Christian Sohilait menjelaskan, proses pembelajaran tatap muka akan segera dilakukan, untuk itu semua sarana dan prasarana tetap harus disediakan dengan baik sehingga proses tatam muka dapat dilakukan dengan baik.

“Mulai dari lingkungan, menyiapkan sarana prasarana baik masker, tempat cuci tangan handsanitizer serta vaksinasi harus dilakukan, guna mendukung proses belajar mengajar secara tatap muka di sekolah,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (16/6) kemarin.

Diakuinya, meski proses tatap muka dilakukan ditengah pandemi Covid 19, pengawasan harus tetap dilakukan khususnya bagi orang tua memiliki peran yang sangat penting, dalam hal ini.

“Kami juga menekankan agar percepatan vaksin harus terus dilakukan, khususnya bagi guru-guru yang belum di vaksin, saya harapkan untuk segera di vaksin,” tambahnya.

Pihaknya, berencana akan melakukan pertemuan dengan kepala-kepala sekolah. Kepala-kepala dinas disetiap kabupaten/kota untuk melihat persiapan dari sekolah-sekolah yang ada di masing-masing daerah.

“Kalau pun masih ada sekolah yang belum lengkap sarana dan prasarananya untuk proses tatap muka, kami akan segera mengetahui hal tersebut dan kami akan terus memantau perkembangan Covid 19. Kedepannya apa lagi dengan adanya kasus Covid baru di Indonesia tentu juga menjadi catatan penting bagi kami,” tambahnya.

Sementara itu, terkait vaksinasi bagi lingkungan pendidikan untuk mendukung proses tatap muka, diakuinya sudah sekitar 12.000 lebih guru talah di vaksin dari total 22.000 guru di Papua. (ana/gin)