Doren Wakerkwa (FOTO: gratianus silas/cepos )

JAYAPURA- Restrukturisasi organisasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua membuat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) miskin struktur, namun kaya fungsi. Hal ini diakui pula Asisten Bidang Pemerintahan dan Hukum Sekda Papua, Doren Wakerkwa, sehingga tantangan kerja kepala OPD pun makin besar.

“Memang satu OPD memiliki banyak bidang kerja dengan fungsi yang juga besar. Artinya, seperti halnya Dukcapil memiliki tugas pencatatan sipil, termasuk pendataan kependudukan, dan tugas teknis lainnya,” sebut Doren Wakerkwa kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (15/2) lalu.

Oleh sebab itu, menurut Wakerkwa, dalam rangka menunjang kinerja di masing-masing bidang di suatu OPD, pekerjaan harus dilakukan secara baik dan benar oleh kepala bidang yang dikoordinasikan dengan kepala OPD.

“Kepala bidang harus benar-benar jabarkan semua proses pekerjaan di bidangnya. Seperti halnya di OPD Dinas Sosial, Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, yang mana semua bidang kerja dalam OPD tersebut harus diakomodir dengan baik oleh kepala bidangnya masing-masing, dengan koordinasi kerja yang dilakukan bukan hanya bersama Kepala OPD melainkan pula bersama para kepala seksi dan staf di bawahnya,” tambahnya.

Dengan demikian, dalam suatu OPD, semua aparatur memiliki peran kerja dalam menjalankan program kerja dan kegiatan di satu struktur besar Pemerinta Provinsi Papua. “Benar-benar progress kerja di OPD dilakukan dengan koordinasi antara kepala bidang dan kepala seksi, yang dikoordinaskkan lagi bersama Kepala OPD, lalu dibahas bersama gubernur melalui Sekretaris Daerah,” pungkasnya. (gr)