Masyarakat sekitar SPBU Jalan Ahmad Yani saat berbondong -bondong mengambil bensin murni yang mengalir ke rumah warga lantaran ada kebocoran, Kamis (30/4). ( foto: Denny/cepos)

WAMENA-Tangki penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di SPBU Jalan Ahmad Yani Wamena mengalami kebocoran, Kamis (30/4). Akibat kebocoran yang cukup besar ini, menyebabkan premium  mengalir ke drainase perumahan warga, sehingga masyarakat berbondong-bondong untuk memanfaatkan tumpahan premium ini.         

   Kepala Distrik Itlay Hisage, Aser Hisage, menyatakan ia baru tahu jika ada kebocoran pipa di SPBU jalan Ahmad Yani yang terletak di samping kiri rumahnya setelah ia pulang kantor dan mencium bau bensin yang menyengat dalam rumahnya.

   “Setelah saya pulang kantor mencium bau bensin yang menyengat, sehingga saya mengecek ke belakang rumah dan samping rumah ternyata ada bensin yang keluar dari penampungan SPBU ke rumah saya,” ungkapnya saat ditemui Cenderawasih Pos  di rumahnya Kamis (30/4) kemarin

   Khawatir bensin tersebut tersambar api, maka Aser mengaku langsung melaporkan masalah kebocoran ini kepada pihak keamanan yang langsung dengan cepat merespon dengan melakukan penutupan sebagian jalan ahmad Yani dan melarang masyarakat lewat di jalan tersebut.

   “Saya langsung melapor kepada pihak kepolisian agar mereka mengamankan lokasi tersebut, saya perkirakan kebocoran ini sudah berlangsung beberapa jam sebelum saya pulang kantor,” jelas Kepala Distrik Itlai Hisage.

   Sementara itu, Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops Polres Jayawijaya Kompol Riklof Tahapari ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kebocoran tempat penampungan BBM jenis bensin dari SPBU jalan Ahmad Yani Wamena. “Kita dengar laporan dari anggota Binmas dan langsung mensterilkan tempat tersebut dengan menutup dua sisi perempatan jalan yang menuju ke lokasi SPBU tersebut,”ucapnya di Depan SPBU.

   Ia juga menyatakan setelah upaya dari pengelola SPBU itu menghentikan kebocoran itu maka   dilakukan penyiraman dengan busa sabun agar tidak membahayakan apabila ada percikan api. Mobil pemadam juga disiagakan untuk kenyemprot drainase tempat keluar BBM bensin murni dari SPBU tersebut.

   Dari pantauaan media ini, setelah masyarakat tahu bahwa ada kebocoran tempat penampungan bensin murni yang tak bercampur dengan air dari SPBU tersebut, mereka berbondong -bondong mengambil bensin tersebut untuk keperluan kendaraan mereka sebanyak mungkin, hingga bensin murni yang mengalir keluar berhenti dan aparat kepolisian dan satpol PP langsung melakukan penyiraman tempat tersebut.(jo/tri)