Beranda LINTAS PAPUA MERAUKE Tambah 14.500 Dosis, Masyarakat Umum Mulai Bisa Divaksin

Tambah 14.500 Dosis, Masyarakat Umum Mulai Bisa Divaksin

0
Tambah 14.500 Dosis, Masyarakat Umum Mulai Bisa Divaksin
Sulo/Cepos Ibu-Ibu Persit Kartika Candra Kirana Kodim 1707/Merauke yang cukup antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap I di Makodim Merauke, akhir Mei lalu. Dengan tambahan 14.500 dosis, kini masyarakat umum bisa divaksin Covid-19.
Sulo/Cepos Ibu-Ibu Persit Kartika Candra Kirana Kodim 1707/Merauke yang cukup antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap I di Makodim Merauke, akhir Mei lalu. Dengan tambahan 14.500 dosis, kini masyarakat umum bisa divaksin Covid-19.

MERAUKE- Kabupaten Merauke  telah menerima tambahan vaksin Sinovac sebanyak 14.500  dosis dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita  menjelaskan bahwa dengan adanya tambahan  tersebut, masyarakat umum  sudah bisa mulai divaksin. 

   Namun untuk masyarakat umum yang akan divaksin  tersebut, kata Nevile Muskita, ada syaratnya. Yakni, membawa dua lansia  untuk screening dan divaksin. “Kalau untuk masyarakat umum yang mau divaksin, harus membawa 2  pra lansia dan lansia  untuk mendapatkan vaksin,’’ terangnya. 

  Pra lansia disini, jelas Nevile adalah warga yang berumur antara 50-59 tahun. Sedangkan  Lansia adalah penduduk  yang berusia 60 tahun ke atas. Syarat  bagi masyarakat umum ini, lanjut Nevile untuk meningkatkan sasaran  vaksinasi bagi  lanjut usia. Sebab, dari 41.000  sasaran di Kabupaten Merauke,  yang menerima vaksin  baru sekitar  1.000 lansia.

   “Masih sangat jauh dari harapan, sehingga diharapkan dengan cara ini akan meningkatkan  sasaran lansia menerima vaksin,” terangnya.   

  Kepada warga  yang memiliki orang tua lanjut usia,  Nevile  Muskita mengharapkan  untuk membawa ke tempat vaksinasi. “Kan sebelum dilakukan vaksinasi terlebih dahulu  dilakukan screening  apakah lansia yang bersangkutan bisa  menjalani vaksin atau tidak. Nanti dokter yang akan menentukan setelah  screening dilakukan,” terangnya.

   Dikatakan, bahwa vaksin yang diterima  tersebut akan diberikan kepada  petugas pelayanan publik dan lansia. (ulo/tri)  

error: Content is protected !!