Wakil Wali Kota Jayapura Ir. H. Rustan Saru, MM., berbincang-bincang dengan warga yang tinggal di taman bermain Anafre eks Pasar Ampera, bersama Kadis PUPRPKP Kota Jayapura Nofdi J Rampi, Kadinsos Kota Jayapura H. Irawadi, Plt. DLHK Kota Jayapura Alex Deu, dan Plt. Kasatpol PP Kota Jayapura Kompol Muhsin N, Selasa (19/1) lalu. ( FOTO: Humas Pemkot For Cepos)

*Wawali Minta OPD Terkait Sinergi

JAYAPURA-Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., dan pimpinan OPD telah berkunjung  dan menyaksikan lebih dekat Taman Kali Anafre eks Pasar Ampera. 

 Dari hasil kunjungan itu, Wawali minta OPD terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) , Dinas PUPR PKP, dan Kasatpol PP Kota Jayapura untuk bersinergi membangun kembali taman Kali Anafre, menata dan menjadikanya sebagai taman yang layak untuk bermain anak-anak. 

  Wawali melihat taman bermain eks pasar ampera sudah terlihat kumuh, jorok dan dihuni anak-anak aibon maupun lainnya, sehingga jika ini terus dibiarkan akan berbahaya taman semakin rusak, jorok dan menjadi tempat yang berbahaya karena tidak terawat dengan baik oleh pemerintah.   

  Untuk itu, Wawali minta masyarakat yang tinggal di lokasi itu harus ditertibkan jangan lagi ada yang tinggal di sana, supaya tidak tambah jorok dan kotor, serta nantinya taman bermain eks pasar ampera akan diperbaiki dan dibangun lagi agar bisa dimanfaatkan untuk tempat bermain maupun refreshing masyarakat Kota Jayapura.     

  “Saya sengaja  berkunjung di sini dengan mengajak pimpinan OPD terkait untuk melihat kondisi fasilitas yang ada di taman ini supaya tahu apa yang terjadi di sini, karena banyak masyarakat yang mengeluh soal taman bermain eks ampera yang tidak terawat dan kumuh, banyak penghuninya, jadi ini harus jadi perhatian Pemkot untuk kedepannya bisa diperbaiki dan ditertibkan,”katanya.  

 Diakui,  sebelum dilakukan penertiban dan pembongkaran oleh petugas Satpol PP Kota Jayapura, nanti Wawali akan melaporkan terlebih dahulu  ke Wali Kota Jayapura.

 Selain itu, Wakil Wali Kota juga minta Kepala Kelurahan Gurabesi dan dinas terkait untuk mendata fasilitas apa yang ada di taman bermain yang sudah banyak alami kerusakan dan berapa jumlah jiwa yang tinggal di sana, karena kebanyakan adalah mereka anak jalanan yang menempati tiap bangunan yang ada di sana.      

  Sementara itu, Mama Betty yang sehari-hari berada di lokasi tersebut menyampaikan apabila Pemkot melakukan perbaikan dan penertiban di lokasi taman bermain eks pasar ampera,  mereka yang ada di sana bisa disiapkan lokasi tempat tinggal yang layak, karena selain dirinya bersama keluarganya ada juga banyak anak jalanan yang tinggal dan hidup di sana.

  Diakui,  saat ini yang tinggal di lokasi disana berjumlah sekira 20 orang, dan jumlah anak jalanan yang ada di sana sekira 50 orang yang sebagian besar berasal dari luar Kota Jayapura. Oleh karena itu, jika Pemkot akan membongkar dan memperbaiki taman bermain eks pasar ampera juga perhatikan masyarakat yang tinggal di sana.(dil/wen)