Atlet Karate Papua saat melakukan tes fisik di lapangan Macandra Uncen. ( FOTO: Erik / Cepos)

PON 2021 Ppaua

JAYAPURA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua melakukan tes fisik bagi atlet Papua yang telah melakukan pemustaan latihan selama setahun lebih. Untuk mengukur kesiapan atlet Papua andaikan PON tetap dilaksanakan pada bulan Oktober 2020.

Pada hari Senin dan Selasa, sebanyak 10 cabang olahraga, diantaranya Karate, Sepakbola putra-putri, Tinju, Gulat, Kempo, Taekwondo, Pencak Silat, Anggar 1 orang dan Wushu. Khusus cabang olahraga Karate, ada delapan item secara umum yang harus diselesaikan oleh cabang olahraga beladiri itu.

Pelatih kepala Karate Papua, Zakarias, M. Sogorom mengatakan, bahwa tes fisik tersebut selain melihat hasil latihan selama ini, juga sebagai indikator tahap awal untuk periodesasi menuju PON XX 2021.

“Anak-anak masih bisa lakukan tes dengan baik. Mereka rata-rata memenuhi target,” ungkap Zakarias kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di lapangan Macandra Uncen, Senin (23/11).

Kata Zakarias, presentase kesiapan mereka saat ini telah mencapai 60 persen, dan ia optimis atletnya akan mencapai performa terbaik saat pelaksanaan PON XX pada bulan Oktober 2021 mendatang.

Bahkan, Zakarias pun membeberkan target mereka pada event olahraga nasional empat tahunan tersebut. Menurut Zakarias, Karate Papua akan menargetkan 2 medali emas.

“Target 2 emas, baik beregu kata maupun kumite. Semuanya kita targetkan secara umum, tidak bebankan secara perorangan. Kita harap bisa melebihi target,” pungkasnya.

Diketahui, tes fisik bagi cabang olahraga yang berada di Kota Jayapura akan berlangsung hingga hari Sabtu (29/11). Sementara cabang olahraga yang berada di luar Papua akan difokuskan di Yogyakarta. (eri/gin).