Kondisi kendaraan yang terlibat dalam tabrakan beruntun di jalan Trans Papua yang menyebabkan satu korban jiwa. (FOTO: Humas Polres for Cepos)

MERAUKE-Akibat  kecelakaan beruntun di jalan Trans Papua, seorang penumpang    mobil Toyota Hilux No Pol PA 8107 atas nama Melki Rahahor (56)  meninggal dunia. Korban meninggal   akibat mengalami luka robek di kepala sebelah kiri dan  luka robek di dagu.    Sementara   luka berat satu orang atas nama Frengki Rahahor (29) warga jalan   KPG Khas Papua Merauke. Korban mengalami luka robek di bagian dahi. Sedangkan yang mengalami luka ringan  bernama  Jhon letsoin ( 56) warga gang Gang Martadinata Merauke. Korban mengalami luka memar di dahi. 

   Kasus tabrakan beruntun ini terjadi di Jalan Trans Papua, Kilometer 120 kilometer dari Merauke, Distrik Sota-Merauke, Rabu (4/3) sekira  pukul 17.30 WIT.

    Kapolres Merauke  AKBP Agustinus  Ary Purwanto, SIK, melalui Kasat Lantas Polres Merauke Iptu Ferry M Mehue saat dikonfirmasi membenarkan, Jumat (6/3) kemarin.       

  Kronologi kejadiannya, ungkap Kasat Lantas Iptu Ferry M. Mehue  berawal saat pengemudi mobil Hilux PA 8107 T atas nama Bertus Yaas (23),  melaju dari arah Bupul menuju arah Sota dengan membawa penumpang sebanyak 3 orang. 

   Sesampainya di Km 120,  pengemudi mobil Hilux hilang kendali dan menyenggol bagian belakang mobil  Truk DS 9954 GA  yang dikemudikan  Mansur (43)  sehingga menyebabkan truk hilang kendali dan masuk ke drainase sebelah kanan jalan. Sedangkan mobil Toyota Hilux masuk ke jalur kiri dan menabrak truk PA 9248 GZ  yang dikemudikan Yusran (31)  yang pada saat itu melaju dari arah berlawanan dari arah sota menuju Bupul. 

   Akibat kecelakaan ini, penumpang Hilux atas nama Melki Rahahor meninggal dunia di tempat kejadian  perkara. Ketika  pengemudi  mobil tersebut tidak mengalami luka.  Sedangkan satu penumpang Toyota Hilux  mengalami luka berat dan satu penumpang lainnya mengalami luka ringan. 

   Dua penumpang yang mengalami luka dilarikan puskesmas Sota guna mendapatkan perawatan medis. “Pengemudi Toyota Hilux atas nama Bertus Yaas sudah kita amankan  untuk  proses hukum lebih lanjut,’’ tandas  Kasat Lantas.  Ditambahkan, selain ada korban  jiwa, kerugian material akibat  kecelakaan tersebut diperkirakan Rp 100 juta. (ulo/tri)