dr. Aaron Rumainum ( FOTO: Yewen/Cepos)

JAYAPURA- Menteri Kesehatan RI, Budi G. Sadikin mengimbau seluruh bupati/wali kota di seluruh Indonesia, termasuk di Papua, untuk dapat menyukseskan program vaksinasi nasional. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Aaron Rumainum, M.Kes., Sabtu (30/1) kemarin.

  Menkes Sadikin meminta, terkait dengan masa efikasi vaksin, jika secara konservatif diestimasikan 12 bulan, maka vaksinasi sejumlah 363 juta suntikan harus diselesaikan dalam 300 hari, termasuk pada Sabtu dan Minggu, agar kondisi kekebalan kelompok atau herd immunity tercapai.

Kemudian, diharapkan percepatan pelaksanaan program vaksinasi bagi SDM kesehatan, dengan target 1,48 juta SDM Kesehatan sudah menerima dosis kedua vaksinasi sebelum 21 Februari mendatang. Lalu, target 500 orang divaksinasi harus tercapai per hari pada 235 kabupaten/kota yang belum memulai vaksinasi.

Diharapkan pula untuk melakukan strategi percepatan cakupan vaksinasi dengan pelaksanaan vaksinasi massal, serta mempercepat distribusi vaksin dari tingkat provinsi ke kabupaten/kota. Partisipasi dalam memastikan tercapainya target vaksinasi nasional yang saat ini diprioritas untuk SDM Kesehatan sangat penting bagi ketahanan Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Sudah menjadi tugas Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kesehatan untuk meneruskan distribusi vaksin dari pemerintah pusat ke pemerintah kabupaten/kota, khususnya di Papua. Dengan demikian, program vaksinasi bisa terlaksana. Kita harus kirim ke semua kabupaten. Kita harus kosongkan gudang penyimpanan vaksin Dinas Kesehatan Provinsi Papua, jangan vaksin menumpuk di gudang,” jelas dr. Aaron Rumainum, M.Kes., Sabtu (30/1). (gr/ary)