Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso. ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Komandan Lanud Silas Papare, Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, MM, M.Tr (Han) mengatakan, untuk mendukung suksesnya PON XX di Papua pada Oktober nanti, pihaknya akan menyiapkan sejumlah  fasilitas. Salah satunya, pihaknya akan mengerahkan pesawat Hercules untuk mendukung kegiatan itu

“Kami akan mengerahkan pesawat Hercules untuk mengantisipasi kemungkinan pesawat komersil tidak dapat melayani angkutan penumpang, baik itu atlet maupun official,”kata Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, MM, M.Tr(Han), saat ditemui media ini. 

Dia mengungkapkan, hal itu sudah sesuai instruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, pesawat Hercules akan dikerahkan ketika dibutuhkan saat pelaksanaan PON XX.

“Memang sudah ada instruksi presiden, menyiapkan pesawat TNI AU ketika dibutuhkan saat pelaksanaan PON XX. Daerah mana saja yang membutuhkan pesawat TNI AU, tentunya kita menyiapkan secara maksimal,” katanya.

Lanjut dia, hampir setiap hari flight penerbangan di Papua, khususnya tujuan Jayapura relatif penuh. Kondisi tersebut perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak Angkasa Pura (AP) dengan menambahkan flight khusus sebagai operator di Bandara Sentani.

“Pihak AirNav dalam mengatur jadwal tambahan ekstra flight di jam berapa pesawat dari luar bisa masuk, kalau mengikuti jadwal yang ada relatif penuh, pasti perlu ada tambahan armada pesawat,” tuturnya.

Selain bantuan armada pesawat Hercules, Danlanud Tri Bowo menyampaikan, bentuk dukungan lain dari pihaknya soal keamanan dan ketertiban di wilayah Bandara Sentani. Karena wilayah bandara adalah barometer utama yang menjadi perhatian semua pihak, termasuk memperhatikan masalah kebersihan lingkungan bandara.

“Kita sudah mengeluarkan imbauan khusus bagi saudara kita yang punya tradisi makan pinang, pihak bandara telah memfasilitasi ruang khusus makan pinang dan juga smooking area dan masyarakat juga harus mengerti tempat kita akan di datangi tamu dari luar daerah yang tidak mengerti dengan tradisi makan pinang,” paparnya. (roy/tho)