Para pimpinan parpol sekaligus pimpinan Koalisi  Bulan Demokrasi Karya Hati Nurani saat memberikan ketengan pers soal pengisian posisi Calon Wakil Bupati Biak Numfor, kemarin. ( FOTO : Fiktor/Cepos)

BIAK-Pengisian posisi Calon Wakil Bupati (Cawabup) akhir-akhir ini ramai diperbincangkan setelah DPRD Kabupaten Biak Numfor telah membentuk pansus pemilihan. Bahkan sejumlah nama disebut-sebut telah diajukan untuk menggantikan posisi yang ditinggal oleh almarhum Nehemia Wospakrik, SE.,MM.,B.Sc karena meninggal dunia sebelum dilantik.

  Menyikapi santernya sejumlah nama-nama yang berebut posisi orang nomor dua di Kabupaten Biak Numfor itu, empat partai politik yang tergabung dalam  Koalisi Bulan Demokrasi Karya Hati Nurani Kabupaten  Biak Numfor menyatakan, bahwa hingga saat ini tidak pernah membuka pendaftaran calon wakil bupati.

  “Perlu kami tegaskan, bahwa Koalisi Bulan Demokrasi Karya Hati Nurani tidak pernah membuka pendaftaran. Kalau ada yang menyatakan sudah mendapat rekomendasi itu tidak benar, sebab yang berhak mengajukan nama-nama ke Bupati hanya partai koalisi,” tegas Ketua Koalisi Bulan Demokrasi Karya Hati Nurani Kabupaten Biak Numfor Andi Mulyana Rifai bersama pimpinan parpol lainnya ketika memberikan keterangan pers, kemarin.

   Koalisi Bulan Demokrasi Karya Hati Nurani (Golkar, PDIP, Hanura dan PBB) tidak akan membuka pendaftaran bagi calon yang ada di luar Kabupaten Biak Numfor atau diluar partai koalisi. Bahkan, dengan gamblang mereka menyatakan kalau nama-nama yang akan usung sebenarnya sudah ada.  

   “Calon kami di koalisi ada, jadi nama-nama akan ajukan adalah mereka yang  bisa paham visi dan misi Herry – Nehem, bisa bekerja sama dengan Bupati dan bukan orang baru mau bergabung karena posisi wakil bupati lagi kosong,” tegas Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Biak Numfor Willem Engels.

    Ketua PBB Kabupaten Biak Numfor yang juga adalah Sekretaris Koalisi, Abdul Kadir, S.Sos. mengatakan bahwa hal yang menjadi pertimbangan koalisinya adalah kebersamaan bupati dan wakil selama lima tahun kedepan harus harmonis. Untuk itu, pemilihan calan wakil bupati menjadi perhatian serius untuk dipertimbangkan.

  Sementara itu Wakil Ketua Koalisi Bulan Demokrasi Karya Hati Nurani yang juga adalah Ketua Bappilu DPD Partai Golkar Kabupaten Biak Numfor Yan Mbaro mengajak masyarakat bersabar menunggu nama-nama yang akan diajukan oleh pihaknya. Pada dasarnya dikatakan, bahwa siapapun yang akan diajukan nantinya harus mampu bekerja sama dan mendukung bupati.(itb/tri)