BERI PENJELASAN-Kadis Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari, saat menjelaskan data penyebaran Covid-19 Kota Jayapura, dalam pertemuan bersama Forkopimda, di kantor Wali Kota Jayapura. Priyadi/Cepos

JAYAPURA-Hingga, Kamis (18/6) kemarin, Pemkot Jayapura melalui  Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura telah melakukan rapid test terhadap 18.352 warga.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari menyebutkan, dari 18.352 warga yang telah dirapid test, sebanyak 1.603 orang hasilnya reaktif. 

Dari jumlah tersebut, 1.294 orang telah menjalani swab test dan 616 orang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19. 

“Untuk kasus penyebaran Covid-19 sampai saat ini paling banyak di Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan. Kelurahan Hamadi tertinggi warganya yang hasil rapid testnya reaktif maupun positif Corona,” ungkap dr. Sri Antari, Kamis (18/6).

Rapid test massal menurut dr. Sri Antari merupakan salah satu cara yang dilakukan Pemkot Jayapura dalam melakukan penanganan penyebaran Covid-19. Sebab dengan rapid test massal ini, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura bisa mengidentifikasi warga yang reaktif untuk selanjutnya dikarantina guna menjalani swab test.

Oleh sebab itu, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura masih akan melakukan rapid test massal di antaranya di Pasar Cigombong Kotaraja dan Pasar Youtefa.

Untuk pelaksanaan rapid test massal di dua pasar ini, menurut dr. Sri Antari dibutuhkan sebanyak 2.500 rapid test. “Perinciannya, 2.200 untuk pedagang di Pasar Youtefa dan 300 untuk pedagang di Pasar Cigombong,” tuturnya.

Saat ini menurut dr. Sri Antari, rapid test yang dimiliki masih kurang. Oleh sebab itu, pihaknya masih menunggu bantuan dari Pemprov Papua.(dil/nat)