DPP Nasdem Belum Tunjuk  Ketua DPRD Merauke 

MERAUKE- Sebagai  pemenang   pemilu legislatif  DPRD Kabupaten Merauke periode 2019-2024,  dengan  perolehan 5 kursi dan suara sah 13.000 lebih, sudah    dipastikan Partai NasDem  sebagai pemegang  palu atau Ketua DPRD Kabupaten Merauke periode 2019-2024. Namun belum diketahui siapa yang akan menjadi ketua dari 5 kader  Partai Nasdem yang  terpilih di DPRD Kabupaten Merauke tersebut. 

   Sekretaris  DPD Partai Nasdem Provinsi Papua Drs. H. Sulaeman L. Hamzah,   yang juga  anggota DPR RI  tersebut di Merauke mengungkapkan bahwa   Partai NasDem memiliki mekanisme dimana semua keputusan  ada di DPP. “Jadi seluruh  daerah  yang sekarang sudah terdata. Daerah mana  yang ada ada posisi ketua dan  posisi wakil. Termasuk  ketua fraksi ditentukan oleh DPP.     Sampai hari ini DPP belum memberikan  sinyal bagaimana cara-cara  pengusulan ke sana. Tapi, pada sekolah legislatif  yang digelar NasDem kemarin, ada pembicaraan  tidak resmi   yang disampaikan oleh pimpinan pusat bahwa  sudah memastikan di daerah yang menjadi pemenang Nasdem  akan dipakai pengusulan dari daerah. Dimana  nama yang diusulkan  tidak hanya satu  orang tapi  tiga orang  terpilih ke DPP,’’ kata   Sulaeman Hamzah,  di Merauke, Rabu (7/8).  

   Nah, nama-nama   yang diusulkan   itu akan ditentukan oleh  oleh DPP mana yang akan  menjadi ketua, wakil ketua atau pimpinan   fraksi. Menurut    Sulaeman Hamzah, perolehan  suara  terbanyak   tidak menjamin  langsung dipilih sebagai ketua atau wakil  ketua atau ketua fraksi. Namun   sejumlah pertimbangan diantaranya loyalitas terhadap partai, kader dan   kepemimpinannya  terhadap pelayanan masyarakat.

   “Walaupun   perolehan suara terbanyak  itu salah satu yang dipertimbangkan,  tapi   tidak menjamin langsung dipilih   untuk menjadi ketua atau wakil ketua atau jadi keta fraksi. Karena semua aspek akan diuji  dan DPP melakukan kajian kemudian memutuskan. Tentu keseharian kita juga mereka tahu dan pantau,’’   kata Sulaeman. 

   Diakui Sulaeman,    bahwa ada yang secara terang-terangan mendekati dirinya  agar  ia  yang  dipilih, namun lanjut Sulaeman, tidak mungkin   akan melakukan hal tersebut. Karena dirinya  termasuk menyumbangkan buah-buah pikiran  terhadap aturan yang sudah dibuat di DPP Nasdem.   Karena itu, Sulaeman mengingatkan kadernya  tersebut untuk  tidak perlu berlomba dan menggunakan cara-cara dirinyalah yang paling bisa dan sebagainya. ‘’Itu akan sia-sia dan  hanya akan buang energi saja.  Karena DPP   punya cara untuk menentukan  itu,’’ tandasnya. (ulo/tri)