MERAUKE-Seorang PSK (pekerja seks komersial) di Lokalisasi Yobar, Merauke, sebut saja Bunga (maaf bukan nama sebenarnya) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Merauke, Senin (12/10).

Bunga melaporkan suaminya Donjuan (nama samaran) ke Polres Merauke terkait dugaan perselingkuhan. 

Ditemui awak media sebelum membuat laporan polisi secara resmi, Bunga mengaku suaminya Donjuan selingkuh dengan temannya sendiri. “Dia selingkuh dengan teman saya sendiri,” ucap Bunga. 

Bunga mengaku  jika suaminya sudah lama selingkuh dengan wanita lain yang merupakan  temannya. “Sudah lama bahkan wanitanya sudah pernah  hamil  tapi keguguran,” jelasnya. 

Dari hasil pernikahannya dengan Donjuan, Bunga mengaku telah dikaruniai seorang anak yang saat ini dirawat orang tuanya. 

Sementara Donjuan yang dilaporkan dengan tuduhan selingkuh mengaku telah menikah secara resmi dengan Bunga dan telah dikaruniai seorang anak. Namun Donjuan mengaku sejak Desember 2019 sudah tidak bersama dengan Bunga. 

Pasalnya, Donjuan mencurigai Bunga melakukan hubungan khusus dengan seorang oknum aparat. ‘’Dia punya teman khusus  dari oknum aparat. Saya curiganya disitu,’’ terangnya. 

Donjuan sendiri berada di Lokalisasi Yobar sebagai operator. Sementara itu, Sephia (nama samaran) yang dituduh berselingkuh dengan Donjuan justru balik menuduh Bunga merampas Donjuan darinya. 

Sephia mengaku telah pacaran dan sudah tunangan sejak tahun 2013. Namun saat Donjuan datang ke  Merauke pada tahun 2017, Sephia menuding Bunga membawa lari Donjuan ke Tanah Merah, Boven Digoel dan menikah. “Dia sebenarnya yang bawa lari dari saya. Padahal saya sudah tunangan dengan dia,” tandasnya. 

Sephia sendiri juga bekerja di Lokalisasi Yobar tersebut sebagai PSK. (ulo/nat)