PAMERAN: Sejumlah pengunjung saat melihat pameran foto dan kerajinan lainnya milik Binmas Noken Polri yang diselenggarakan di gedung Perpustakaan Nasional, Rabu (15/5)( FOTO : Humas Satgas Binmas Noken Polri for Cepos)

JAYAPURA-Sejak awal dibuka, kegiatan pameran foto Binmas Noken Polri yang diselenggarakan di gedung Perpustakaan Nasional terus dipadati oleh masyarakat dan pengunjung yang datang.

Terpantau hingga saat ini, sekira 300 orang lebih pengunjung yang hadir. Jumlah tersebut terus bertambah. Hal ini salah satunya dikarenakan apa yang ditampilkan  Binmas Noken dalam pameran tersebut dianggap unik dan merupakan sesuatu yang baru sehingga banyak pengunjung yang tertarik datang untuk melihat.

 Kegiatan pameran yang berlokasi di Lantai 3 gedung Perpustakaan Nasional tersebut mengambil tema Penjaga Peradaban dari Polri untuk Papua, dimana ditampilkan foto foto humanis anggota Polri dalam melaksanakan tugas di Papua.

Kasatgas Binmas Noken  Polri Kombes Pol Eko Sudarto menerangkan, selain memamerkan foto-foto kegiatan Binmas Noken yang telah dilakukan, dalam kegiatan tersebut juga ditampilkan madu yang berasal dari spot peternakan madu binaan wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya. 

Para pengunjung yang hadir dan melihatpun dibuat kaget serta terkesima dengan uniknya keanekaragaman budaya dan adat dari Papua. Selain itu mereka yang hadir pun sangat mengapresiasi program yang telah dilakukan oleh Polri lewat Program Binmas Noken.

“Kepolisian tidak hanya melakukan tugas dan fungsi sebagai penjaga Kamtibmas, namun juga dapat bekerja di luar panggilan tugasnya yaitu menjadi guru, petani dan peternak bersama- sama dengan masyarakat di papua,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung Cahaya Sitepu mengaku surprise sekali. Sebab ternyata anggota Polri tidak hanya bisa bertugas menjaga keamanan tapi multitalent juga dan dapat menjadi guru serta yang lainnya.

“Saya sangat berharap program yang dilakukan Polri di Papua ini bisa disambut dan diikuti juga oleh instansi pemerintah lain untuk bersama sama mensejahterakan Papua,” tutur Cahaya Sitepu

Dalam kegiatan pameran tersebut, pengunjung yang datang juga dapat berswafoto menggunakan aksesoris khas Papua yang telah disediakan oleh panitia serta mendapatkan cinderamata gelang yang dibuat langsung oleh mama-mama pengerajin di Papua. (fia/nat)