Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya saat menyerahkan piala bergilir kepada pemain SSB Bintang Timur yang keluar sebagai juara pada Kompetisi Berjenjang Piala Menpora U-16 di Stadion Mandala Jayapura, Selasa (20/8) malam kemarin. ( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA – SSB Bintang Timur sukses mewakili Papua ke babak nasional di Jakarta. SSB asal Kabupaten Nabire itu sukses sebagai kampium usai mengalahkan wakil Kota Jayapura SSB Tunas Muda Hamadi dengan skor 3-2 di Stadion Mandala Jayapura, Selasa (20/8) kemarin.

Sementara juara tiga diraih oleh SSB Mimika United, usai mengalahkan SSB Orion Sentani dengan skor 1-0.

SSB Bintang Timur yang keluar sebagai juara berhak atas Piala tetap, uang pembinaan dan Piala Gubernur Papua yang merupakan Piala bergilir yang akan kembali diperebutkan tahun depan. Sementara juara dua hingga juara empat juga mendapatkan piala tetap dan uang pembinaan.

Pelatih kepala SSB Bintang Timur, Milus mengatakan, penampilan pemainnya dipartai final cukup memuaskan, dimana strategi yang ia terapkan berhasil dijalankan pemainnya dengan baik.

Selain itu, Milus juga menuturkan kemungkinan timnya akan merekrut beberapa pemain lainnya dari kontestan lainnya.

“Saat ini sudah ada lima pemain hasil rekomendadi hasil teleskoting, tapi nanti kami pertimbangkan lagi, apakah memang kami butuh atau tidak,” ungkap Milus usai pertandingan.

Ketua Panitia, Ayub Woisiri berharap agar pemain dari 10 tim yang mengikuti kompetisi itu nantinya ada yang bisa direkrut olah PPLP Papua untuk dibina dalam jangka panjang.

“Saya melihat kompetisi ini diikuti oleh pemain-pemain yang bagus-bagus, sehingga itu saya berharap dari pihak PPLP bisa melihat itu untuk dibina kedepan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya menambahkan, 10 tim yang berkompetisi merupakan tunas-tunas muda yang akan menjadi andalan Papua kedepan.

Kenius juga berharap, SSB Bintang Timur Nabire yang akan mewakili Papua bisa mengharumkan nama Tanah Papua pada babak nasional nantinya.

“Yang juara akan mewakili Papua, kita semua mendoakan supaya mereka yang berangkat bisa menjadi pemenang saat mewakili Papua di Banten, dan bisa meraih gelar juara,” harapannya.

“Harapan kami, semoga lewat kompetisi seperti ini juga regenerasi yang bisa menggantikan Boaz Solossa, Eduar Ivakdalam, kalian besok menjadi pemain yg luar biasa,” jelasya.

Kenius juga berharap pemain yang memiliki potensi untuk bisa dibina lebih intens oleh PPLP Papua.

“Kalian akan menjadi pemain PON ditahun berikutnya, dan akan menjadi pemain profesioanl yang handal,” tandasnya. (eri/tho)