Atlet Softball Putri PON Papua saat melakukan uji coba dengan mantan atlet softball Papua di lapangan Softball Otonom Kotapraja, Sabtu (4/4). ( FOTO: Erik / Cepos)

PON 2020 Papua

JAYAPURA – Meski Pandemi virus Corona atau Covid-19 kini mengancam, tidak membuat semangat atlet Softball PON Papua kendor. Buktinya, intensitas dan jam latihan pun tetap berjalan secara normal.

Sang juru taktik Softball PON Papua, Ullyses Meija menjelaskan, bahwa timnya tetap latihan sesuai dengan program latihan mereka. Meski pun ia mengakui bahaya dari covid-19 itu sendiri.

“Tidak ada masalah, kita tetap latihan sesuai jadwal kita,” ungkap Ullyses kepada  Cenderawasih Pos saat ditemui di lapangan Baseball dan Softball Otonom Kotaraja, Sabtu (4/4).

Sementara itu, Sekum Perbasasi Papua, Alegro Muabuay menjelaskan, bahwa di tengah pandemi covid-19, KONI Papua dan Puslatprov tetap meminta bagi cabang olahraga yang diproyeksikan untuk PON agar tetap berlatih.

Sehingga kata Muabuay, untuk melindungi atletnya, pengurus Perbasasi Papua aktif memantau aktivitas atletnya dan membatasi waktu keluar atlet dari penginapan.

“Kalau kami dari pengurus di tengah Covid-19, kami sudah berusaha untuk membatasi waktu keluar atlet dari wisma, sehingga atlet hanya fokus latihan kemudian kembali ke penginapan,” ujarnya.

Dirinya juga melayangkan pujian kepada Puslatprov KONI Papua yang juga telah melakukan upaya pencegahan covid-19 kepada para atletnya.

“Selain dari Puslatprov KONI Papua, kami Perbasasi sendiri juga memilik tim medis yang aktif melihat kondisi atlet kami di tengah covid-19 ini. Kita semua berharap agar masalah ini cepat berlalu dan kita bisa beraktivitas normal lagi, jelasnya.

Sementara itu Catcher Softball Putri PON Papua, Ester Tiwa menuturkan, bahwa mereka saat ini tetap aktif melakukan latihan guna mewujudkan harapan KONI Papua dalam mendulang medali emas.

“Kami atlet tetap melakukan persiapan sesuai program dari coach, dan kami juga akan berusaha untuk mewujudkan harap KONI meraih meraih medali emas di PON,” ujar 

Ester juga membeberkan, bahwa Covid-19 memang membuat mereka sedikit terganggu. Pasalnya, bagaimana tidak, covid-19 membuat aktivitas mereka terbatas.

“Selama ada wabah ini, kami hanya keluar dari penginapan saat latihan pagi dan sore. Sehingga kami berharap wabah ini cepat berlalu,” tandasnya. (eri/gin).