Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM. ( foto: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., mengungkapkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura masih melakukan survei data yang akurat untuk pembelajaran secara tatap muka (offline). 

 Survey data yang tersebut berupa siap apakah sekolah itu siap dalam melaksanakan sekolah tatap muka, kedua apakah gurunya juga siap, ketiga, siswanya apakah siap dan keempat, orang tua siswa juga apakah siap.

 Sehingga jika dari keempat faktor penentu sekolah tatap muka ini ada salah satu yang tidak mendukung atau siap, maka proses pembelajaran tatap muka tidak akan berjalan di Kota Jayapura.

 ‘’Walaupun ada dua tempat yang zona hijau kita juga belum bisa izinkan sekolah tatap muka, karena itu kita mengeluarkan survei yang akurat baru itu kita bisa lakukan proses sekolah tatap muka dan juga harus mengacu surat Mendikbud apakah sekolah di kabupaten kota siap atau tidak,’’katanya, Selasa (5/1) kemarin.

 Wali Kota meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, segera melakukan survei di tingkat sekolah-sekolah mulai TK, PAUD, SD, SMP se-Kota Jayapura, jika memang dari keempat komponen tersebut sudah siap sekolah sekolah tatap muka nanti tetap dipertimbangkan juga.

 Hal lainnya, Dinas P & K Kota Jayapura juga tetap selalu memperhatikan petunjuk dari Menteri Pendidikan RI dengan perkembangan yang ada, karena semua juga harus disampaikan hasil dari survei di Kota Jayapura kemudian diserahkan ke pemerintah pusat. 

 Selain itu, pemerintah Kota Jayapura tidak ingin salah dalam mengambil keputusan, sehingga dalam mengambil keputusan harus benar-benar akurat dan tepat karena ini menyangkut keselamatan dan kesehatan peserta didik walaupun Dinas P & K Kota Jayapura sudah memiliki silabus metode pembelajaran di masa pandemi Covid-19.(dil/wen)