JAYAPURA- Kepala SMA YPPK Taruna Dharma (Katada), Kresencia Lesomar, S.Pd, M.Pd mengatakan, selama 42 tahun sekolah ini berada di Kota Jayapura pihaknya baru melaksanakan kegiatan Pengenalan Siswa Baru (PSB) secara online melalui aplikasi Geogle Meet yang diikuti oleh kurang lebih 212 siswa baru dari rumahnya masing-masing.

Para guru, saat memonitor siswa melalui aplikasi Geogle Meet melalui Komputer ketika mengikuti PSB secara online di SMA YPPK Taruna Dharma (Katada) Kotaraja Senin (13/7) kemarin. ( FOTO: Yewen/Cepos)

 “Ini dalam sejarah SMA YPPK Taruna Dharma (Katada) berdiri selama 42 tahun ini kami baru melaksanakan PSB secara online atau virtual melalui aplikasi Geogle Meet,” katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (13/7).

Sementara itu, Ketua Panitia PSB SMA YPPK Taruna Dharma, Maria Renyaan mengatakan, pihaknya melaksanakan PSB secara online, karena mengingat saat ini kasus Virus Corona di Provinsi Papua, khususnya Kota Jayapura terus mengalami peningkatan.

 “Kegiatan PSB ini sendiri kami akan lakukan selama tiga hari dimana telah dimulai hari ini (kemarin-red) sampai nanti hari Rabu besok. Materi yang diberikan sendiri tentu tidak terlepas dari perkenalan sekolah dan juga mengajak siswa untuk melakukan ketrampilan.

 Di tempat terpisah, SMA Negeri 3 Jayapura, melakukan beberapa terobosan dengan menghadirkan e-learning bagi siswa dan guru. e -learning ini dilaunching secara online oleh Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua Christian Sohilait.

“Kami lakukan launching e-learning SMA Negeri 3 Jayapura yang dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan perpustakaan dan arsip daerah provinsi Papua dan juga merikan materi motivasi dalam kesempatan itu juga diisi dengan penyampaian materi yang diberikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan juga alumni SMA 3 yang merupakan staf menteri dalam Kabinet Jokowi yaitu Billy Mambrasar dengan berbagi pengalaman lewat zoom juga di youtube,” kata Kepala Sekolah SMA N 3 Jayapura,

 Sementara itu, koordinator IT Joko Yohanis M.Pd mengatakan pihak sekolah mengadakan sistem  e – learning dan meeting room, Untuk tatap maya sedangakan e- lerning ini untuk belajar mandiri terbimbing.

“jadi tugas mereka(Siswa) dimasukkan dalam e-learning mereka download mereka kirim lagi lewat situ (e-learning) nanti guru tinggal melihat. Selain itu di dalam itu juga ada materi yang siswa bisa download tergantung guru-gurunya memasukkan materi nya seperti apa dalam bentuk apapun, baik dalam bentuk PDF, word, PowerPoint, video semuanya bisa masukkan di e-learning kami karena memang saat ini sudah dibuat sedemikian rupa sehingga,” katanya.

 Di tambahkan dari Tim IT  Selma S.Si, M.Sc mengatakan sebelumnya alam PPDB pihak sekolah sudah mengenalkan kepada siswa yang pertama adalah e-learning, meeting room dan computer Based test (CBT) online yang dipakai sama calon siswa baru.

“sehingga mereka sudah familiar Karena dia sudah pernah sebelumnya dan selanjutnya mereka akan lanjut wawancara online melalui ruang meeting sehingga Sebelum menjadi siswa mereka sudah tahu bahwa dia akan masuk seperti ini,” katanya. (bet/oel/wen)