drg. Aloysius Giyai, M.Kes (foto:  gratianus silas/cepos)

JAYAPURA- Sehubungan dengan akan dioperasionalkannya pemeriksaan PCR di RSUD Jayapura, Direktur RSUD Jayapura, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menyiapkan ruangan yang nantinya akan digunakan untuk penempatan alat PCR, sekaligus pemeriksaan sampel swab yang dilakukan tenaga kesehatan.

“Untuk ruangan penempatan alat PCR sudah disiapkan. Saya dan manajemen tinggal melakukan pembagian pelayanan di tahun depan,” ungkap drg. Aloysius Giyai, M.Kes., menjawab Cenderawasih Pos, Rabu (23/12) kemarin.

Kata drg. Giyai, dengan segera dioperasionalkannya pemeriksaan PCR di RSUD Jayapura, maka tentunya dapat membantu percepatan pemeriksaan pasien di rumah sakit tersebut. Diketahui alat PCR tersebut merupakan pengadaan yang dilakukan pihak ketiga dari anggaran BA BUN dari Kementerian Kesehatan sebesar Rp 43 miliar untuk RSUD Jayapura.

“Jadi, sudah include (termasuk) dalam bantuan Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) Covid 19 yang Rp 7,5 triliun di seluruh rumah sakit di Indonesia, di mana RSUD Jayapura mendapat Rp 43 miliar, untuk pengadaan peralatan kedokteran khusus Covid 19,” tambahnya.

Realisasi anggaran menggunakan sistem e-katalog, sehingga alat PCR menjadi satu peralatan kesehatan yang diadakan karena dinilai penting dalam penanganan Covid 19 di RSUD Jayapura.

“Mudah-mudahan akhir Desember ini sudah ada. Jadi, semua peralatan kedokteran yang kurang, terutama dalam penanganan penyakit infeksi, termasuk Covid-19, kita bisa tangani,” pungkasnya. (gr/ary)