Benhur Tomi Mano.

Persipura Jayapura

JAYAPURA – Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano belum bisa berkomentar banyak terkait rencana digulirkannya kompetisi Liga 1 pada bulan September. Menurut orang nomor satu kota Jayapura itu, Persipura menunggu pengumuman resmi dari federasi.

PSSI mengusulkan Liga 1 2020 akan digulirkan bulan September, hal itu muncul dalam virtual meeting klub Liga 1 dengan federasi, Selasa (2/6) lalu. Selain digelar di bulan September, rencananya kompetisi juga akan digelar tanpa degradasi. Namun, terkait hal itu Tomi Mano tak ingin berkomentar terlalu jauh.

Menurut Tomi Mano, saat ini yang paling efektif ialah mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19 di tanah air yang masih terus meningkat.

“Kami sudah melakukan rapat internal manajemen Persipura Jayapura. Kami Persipura meminta untuk kita lebih baik fokus dulu penyelesaian Pandemi ini yang kita belum tahu akan berhenti sampai kapan,” ungkap Tomi Mano kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Kamis (4/6).

Kemudian ada wacana muncul bakal digelar turnamen untuk mengisi kekosongan jadwal antara Juni-September. Nantinya, klub Liga 1 akan mendapatkan penambahan dana subsidi menjadi Rp800 juta. Khusus musim ini tidak diberlakukan sistem degradasi.

Adapun musim depan akan ada penambahan jumlah peserta Liga 1 menjadi 20 klub. Artinya, klub peserta Liga 1 2020 akan ditambah 2 klub yang merupakan juara dan peringkat kedua Liga 2 2020.

Dengan mempertimbangkan begitu banyak faktor, seluruh pertandingan Liga 1 bakal digelar di Pulau Jawa. PSSI nantinya memilih stadion-stadion yang akan digunakan menjadi venue pertandingan.

PSSI juga sudah menyiapkan protokol kesehatan yang akan menjadi pedoman dalam mengelar liga. Protokol kesehatan yang berlaku mulai dari tempat latihan, tempat menginap, hingga venue pertandingan kabarnya akan disiapkan oleh tim medis PSSI.

“Sampai saat ini belum ada penerbangan di Papua, mari kita semua fokus menyelesaikan Pandemi cocid-19 di Indoensia bersama dengan bapa presiden baru menggelar kompetisi,” ujarnya.

Dikatakan Tomi Mano, Persipura pada dasarnya tetap mematuhi putusan PSSI, ia pun berharap, kompetisi bisa dilanjutkan bila covid-19 benar-benar telah pulih di Indonesia.

“Persipura tidak ada masalah, Persipura siap kapan pun melanjutkan kompetisi asalkan covid benar-benar hilang,” tandasnya. Mengenai putusan nasib Liga 1 dan Loga 1 sampai saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI. (eri/gin).