Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua saat berkunjung ke Puskesmas Distrik Wolo beberapa waktu lalu.( FOTO : Denny/ Cepos )

WAMENA-Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua mengaku akan menarik petugas kesehatan dari Puskesmas Wollo, jika masih ada oknum warga yang mengganggu mereka seperti kejadian yang pernah terjadi beberapa waktu lalu.

  “Saya minta petugas yang tinggal di sini dijaga, tidak boleh ganggu mereka biar mereka tidak tutup Puskesmas (tutup pelayanan). Saya harap tidak terjadi lagi, kalau terjadi saya tarik petugas walau kita sudah bangun gedung puskesmas untuk pelayanan yang bagus,” tegas Bupati Jhon, Selasa (26/3) kemarin

  Ia juga berpesan kepada Kepala Puskesmas Wollo dan petugas di sana agar memanfaatkan bantuan mobil ambulans yang diterima untuk melayani masyarakat yang sakit. Khususnya pasien rujukan yang perlu dilarikan ke RSUD Wamena.

  “Pelayanan kesehatan di sini harus baik. Mobil yang kami berikan itu harus ada di Puskesmas agar apabila ada pasien dari Distrik Bpiri yang masuk wilayah kerja Puskemas Wollo maka harus pakai untuk layani mereka juga, termasuk pasien dari Wollo” katanya.

  Bupati juga  mengimbau guru-guru yang ada di SD dan SMP di Wollo agar tidak meninggalkan tempat tugas sebab akan diberikan sanksi, karena tanggungjawab mereka itu menjalankan pendidikan di Distrik Wolo. “Siapa pun (kepala sekolah) yang salah, saya akan ganti, begitu juga guru yang tidak pernah menjalankan tugasnya untuk mengajar ada sansinya” katanya.(jo/tri)