///MERAUKE//

MERAUKE- Sepuluh   warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Klas  IIB Merauke  yang  telah berkekuatan  hukum tetap  dipindahkan ke    ke Lapas Klas  III D  Tanah Merah.  Kepala   Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB  Merauke  Soni Sopyan ditemui  media ini  mengungkapkan bahwa pemindahan   10 warga  binaan  asal  Boven Digoel  tersebut  dilakukan  pada  Sabtu  (27/6) lalu.   

   Menurut  dia, pemindahan  ini dilakukan atas permintaan  dari  warga binaan asal  Boven Digoel  tersebut dengan alasan  agar  lebih dengan  keluarga    mereka. Artinya jika di    Tanah Merah,   keluarga mereka bisa   sewaktu-waktu datang menjeguk mereka.  

  Selain  permintaan   dari  warga  binaan  tersebut,  menurut Kalapas, pemindahan  ini  juga untuk mengurangi   jumlah   warga binaan yang  ada di  Lapas Merauke sekaligus mengisi   Lapas  yang ada di  Boven Digoel. Sebab menurutnya,  Lapas  Tanah Merah  telah   berubah status  dari rumah tahanan (Rutan)   negara beberapa  tahun  belakangan. 

  “Di sana juga  ada petugas, sehingga  dengan pemindahan ini   mereka   dapat melakukan pembinaan,’’ terangnya.    

   Soni Sopyan menjelaskan, pemindahan  10 warga binaan  ke  Tanah Merah Kabupaten  Boven Digoel   tersebut dikawal  baik petugas  dari Lapas Merauke maupun  dari  Polres Merauke. ‘’Mereka sudah  tiba di Boven   Digoel   pada hari  itu juga meski  sudah malam. Tapi pemindahan berjalan   dengan baik,’’ katanya.   (ulo/tri)