Pemain Persidafon FC saat berduel dengan pemain Mapodadi FC dalam laga segitiga grup B yang berlangsung di lapangan Sepakbola Zipur Waena, Jayapura, Minggu (20/12). ( FOTO: Erik / Cepos)

PON 2021 Papua

JAYAPURA – Pengurus Sepakbola Putri TC PON Papua mendesain rangkaian ujicoba guna menggantikan agenda try out yang dibatalkan akibat wabah Covid-19 yang melanda dunia.

Laga ujicoba tersebut pun dibalut dalam mini turnamen dengan melibatkan 6 tim sepakbola putri Papua, seperti Tolikara FC, Gelora Jaya FC, Persidafon FC, Mapodadi FC, Nafri FC dan TC PON Papua.

6 tim tersebut dibagi dalam 2 grup, grup A dihuni PON Papua, Tolikara FC, Gelora Jaya FC. Sementara grup B, Persidafon FC Mapodadi FC dan Nafri FC. Ketua Panitia, Stien Mebri mengatakan, bahwa mini ujicoba itu berlangsung sejak tanggal 20-23 Desember 2020 di lapangan sepakbola Zipur Waena, Jayapura.

“Mini laga ujicoba ini untuk menggantikan beberapa agenda try out di luar Papua. Karena tim sepakbola Putri Papua butuh ujicoba,” ungkap Stien Mebri kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di sela-sela pertandingan, Minggu (20/12).

Kata Mama Mebri begitu dia disapa, mini turnamen tersebut juga sebagai wadah untuk merangsang talenta srikandi Papua di bidang sepakbola putri. Selain itu, Mama Mebri juga menuturkan bahwa bila ada pemain yang menonjol dalam mini turnamen tersebut akan berkesempatan promosi ke tim PON.

“PON masih panjang, jika ada yang menonjol pasti akan diberikan kesempatan, kenapa tidak,” ujar Mama Mebri.

Mam Mebri yang juga menjabat sebagai Koordinator Sepakbola Putri PON Papua itu juga menuturkan bahwa mini turnamen tersebut juga dilaksanakan untuk mengobati rasa jenuh para atlet yang telah melakukan pemusatan latihan hampir dua tahun.

“Panitia menyediakan trophy dan uang pembinaan bagi setiap peserta yang juara,” pungkasnya. (eri/gin).